TelkomGroup Pulihkan 100 Persen Layanan Telekomunikasi Pascagempa NTT

Rabu, 19 Agu 2026, 10:55 WIB

JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama seluruh operating company TelkomGroup berhasil memulihkan 100 persen layanan telekomunikasi dan digital yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemulihan tersebut diselesaikan dalam waktu tiga hari setelah bencana dan kini seluruh layanan TelkomGroup di wilayah NTT telah kembali beroperasi normal serta stabil.

Rampungnya perbaikan infrastruktur tersebut menandai berakhirnya fase pemulihan awal jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak. Meski demikian, TelkomGroup memastikan penguatan layanan dan dukungan kemanusiaan tetap dilanjutkan untuk membantu masyarakat selama memasuki masa pemulihan pascabencana.

Ket. Foto: PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama seluruh operating company TelkomGroup berhasil memulihkan 100 persen layanan telekomunikasi dan digital yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemulihan tersebut diselesaikan dalam waktu tiga hari setelah bencana dan kini seluruh layanan TelkomGroup di wilayah NTT telah kembali beroperasi normal — Sumber: Telkom

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan percepatan pemulihan dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan. Ia menyebut keberhasilan mengembalikan layanan dalam tiga hari tidak terlepas dari kerja cepat tim TelkomGroup serta koordinasi dengan pemerintah, relawan, dan berbagai pihak terkait.

"Fokus utama kami adalah memastikan konektivitas masyarakat dapat segera kembali normal, dengan tetap menempatkan keselamatan seluruh personel sebagai prioritas. Kami bersyukur seluruh layanan kini telah kembali normal hanya dalam waktu tiga hari," ujar Dian.

Sejak hari pertama bencana, TelkomGroup langsung mengerahkan tim teknis untuk melakukan asesmen dan perbaikan infrastruktur di sejumlah area kritis. Penanganan tahap awal diprioritaskan pada lokasi yang dapat dijangkau dengan lebih cepat agar pemulihan konektivitas dapat segera dilakukan.

Keberlangsungan jaringan juga didukung sistem jalur cadangan atau link redundancy yang menjaga backbone tetap berfungsi. Meskipun satu ruas kabel laut dan beberapa ruas fiber optic darat masih menjalani pemeliharaan, tim teknis terus memantau jalur backup yang sementara difungsikan sebagai jalur utama untuk menjaga ketersediaan jaringan.

Di wilayah yang sulit dijangkau infrastruktur terestrial, Telkomsat juga tetap mengoperasikan konektivitas berbasis satelit di 17 titik. Dukungan tersebut menjadi alternatif penting untuk mempertahankan akses komunikasi selama proses pemulihan jaringan berlangsung.

Selain memperbaiki infrastruktur, TelkomGroup menyediakan berbagai fasilitas komunikasi bagi masyarakat terdampak. Dukungan tersebut meliputi akses internet gratis di sejumlah posko pengungsian dan lokasi Kantor Wilayah Telkom, Posko Siaga Bencana Telkomsel, kartu perdana SIMPATI dengan kuota, Paket Darurat Telkomsel, serta Hotline Tanggap Bencana yang dapat diakses selama 24 jam tanpa biaya.

Ketersediaan layanan komunikasi tersebut membantu masyarakat tetap terhubung dengan keluarga dan kerabat di tengah situasi darurat. Akses internet dan telekomunikasi juga mendukung masyarakat memperoleh informasi sekaligus membantu koordinasi berbagai kegiatan penanganan bencana di lapangan.

Setelah pemulihan layanan telekomunikasi dinyatakan tuntas, TelkomGroup melanjutkan dukungan kemanusiaan di lima wilayah terdampak. Wilayah tersebut meliputi Nagekeo, Reo, Ruteng, Maumere, dan Bima dengan bantuan berupa bahan makanan, sembako, kebutuhan bayi dan anak, serta berbagai perlengkapan rumah tangga.

Direktur Network Telkom Nanang Hendarno menegaskan pemulihan jaringan bukan menjadi akhir dari keterlibatan TelkomGroup dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Menurutnya, kebutuhan masyarakat masih akan terus berkembang seiring proses pemulihan kehidupan sehari-hari.

"Tuntasnya pemulihan layanan bukan berarti dukungan kami berhenti. Kami memahami bahwa masyarakat masih membutuhkan pendampingan untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari," pungkas Nanang.

Nanang menyampaikan pernyataan tersebut setelah menyalurkan bantuan ke salah satu posko pengungsian di Kabupaten Nagekeo, Selasa (18/8). TelkomGroup berkomitmen melanjutkan dukungan konektivitas sekaligus bantuan kemanusiaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat agar proses pemulihan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan pengelola posko pengungsian. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan dan digunakan secara langsung untuk mendukung kebutuhan selama masa normalisasi.

Dukungan kemanusiaan juga akan terus diarahkan pada kebutuhan operasional posko, termasuk penyelenggaraan dapur umum dan posko kesehatan. Seluruh bantuan tersebut menjadi bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TelkomGroup dalam mendukung masyarakat memasuki fase pemulihan pascabencana.

Kembalinya konektivitas secara penuh diharapkan dapat membantu masyarakat NTT kembali menjalankan berbagai aktivitas komunikasi dan digital. TelkomGroup memastikan akan terus mendampingi masyarakat terdampak melalui dukungan layanan dan bantuan kemanusiaan agar proses pemulihan dapat berjalan hingga masyarakat kembali beraktivitas dan menata kehidupan dengan lebih baik.

  • Maumere
  • TelkomGroup
  • pemulihan Bencana
  • Bantuan Kemanusiaan
  • Telkom Indonesia
  • gempa ntt
  • Pascagempa NTT

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Pemuda.ai Diluncurkan, Dorong Penguatan Ekosistem AI Nasional

Harga Kakao Kering di Lebak Mengalami Kenaikan hingga Tembus Rp60 Ribu/Kg

Investor Qatar Bidik Lahan Kampung Bandan untuk Proyek Perumahan

PT Telkom Indonesia Nyatakan Konektivitas Digital Pascagempa NTT Sudah Pulih 100 Persen

Hingga Agustus, Samsat Palu Catat Realisasi PKB Rp50,72 Miliar

Mentan Andi Amran Sulaiman Copot 14 Pejabat Kementan, Diduga Terlibat Penyimpangan Uang Miliaran

3,6 Ton Daging Tanpa Dokumen Digagalkan di Pelabuhan Merak, Langsung Dimusnahkan.

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Pemkab Lombok Tengah Bentuk Satgas Pengawasan Akomodasi.

Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Matraman Jakarta Timur Terbakar

Ekspor Perikanan Batam ke Singapura Capai 3.678 Ton, Nilainya Rp125 Miliar.

Mataram Siapkan 60.000 Benih Ikan Nila, Dorong Ketahanan Pangan Masyarakat.

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Kompak Turun pada Rabu (19/8)

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Sumedang Rasakan Biaya Produksi Lebih Ringan.

Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Menjadi Rp2,645 Juta/Gr pada Rabu (19/8)

TelkomGroup Pulihkan 100 Persen Layanan Telekomunikasi Pascagempa NTT

Menaker: Jaminan Sosial Harus Jadi Jalan Menuju Kemandirian Ekonomi Keluarga Pekerja.

PT Pertamina Patra Niaga Bantu 35.000 Lt Air Bersih untuk Warga Maumere

Pameran SBY Art Community 2026 Jadi Jembatan Seni Jakarta dan Berlin

Ekspor TPT Semester I 2026 Capai USD4,85 Miliar, Serap 3,8 Juta Pekerja

Panglima TNI Terima 76 Paskibraka 2026, Perkuat Semangat Generasi Muda.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.