Tingkatkan Gizi Keluarga dengan Pangan Lokal

Rabu, 16 Agu 2023, 01:42 WIB

JAKARTA - Keluarga diajak melihat potensi tanaman di sekitar lingkungan tempat tinggal untuk dimanfaatkan sebagai bahan pangan lokal peningkatan gizi keluarga. Kini, begitu pentingnya peningkatan gizi yang dimulai dari sebuah keluarga.

"Pemanfaatan bahan pangan lokal yang bisa diolah menjadi makanan bergizi berguna untuk memenuhi nutrisi ibu hamil, menyusui dan anak di bawah dua tahun," ujar Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian, dan Pengembangan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Rizal Martua Damanik, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (15/8).

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Seperti dikutip dari Antara, Rizal mengatakan bahan pangan lokal adalah bahan-bahan yang ada di sekitar lingkungan terdekat, seperti di Kalimantan Selatan saat ia menghadiri acara peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting pada Minggu (13/8).

"Banyak sekali ikan-ikan sungai seperti ikan gabus (di Kalimantan Selatan). Bahan pangan lokal juga bisa diolah sedemikian rupa agar anak-anak menyukainya," kata dia.

Direktur Bina Penggerakan Lini Lapangan BKKBN, I Made Yudhistira Dwipayama, yang hadir dalam acara ini mengingatkan kepada para penyuluh untuk mengawal pengukuran yang sedang dilaksanakan oleh para petugas survei lapangan di masing-masing wilayah kerjanya.

Aksi Nasional

Made mengatakan para penyuluh jangan sampai lupa dengan kegiatan prioritas rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting. "Ingat semua ini, penyediaan data keluarga berisiko stunting, pendampingan keluarga berisiko stunting, pendampingan semua calon pengantin atau calon pasangan usia subur, pengawasan keluarga berisiko stunting, serta audit kasus stunting," ucap Made.

Sementara itu, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo sebelumnya menyatakan buku Menu Bergizi Dashat Nusantara harus mempunyai roh untuk menghidupkan pangan lokal.

"Dengan buku ini, kita harus punya roh dan energi yang kuat, kita pilah produk lokal, kita pilah makanan nusantara, kita tolak makanan asing yang tidak penting, kalau kita punya kekuatan dan ideologi itu, maka (buku) ini akan menggelegar," katanya.

BKKBN bekerja sama dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI) meluncurkan buku Menu Bergizi Dashat Nusantara yang memuat informasi berupa pemanfaatan bahan pangan lokal yang diolah menjadi makanan bergizi guna memenuhi nutrisi ibu hamil, menyusui, dan anak di bawah dua tahun (baduta).

Ia mengatakan buku yang dibuat atas hasil riset yang dilakukan dengan material yang ada di BKKBN ini diharapkan bisa memberikan roh dan energi yang bermanfaat agar masyarakat bisa mengubah mindset tentang makanan bergizi.

"Setelah kita punya buku yang bagus ini, bagaimana kita bisa mengubah mindset masyarakat Indonesia, kita bilang bahwa makanan Anda tidak benar, makanan Anda itu mahal tetapi tidak benar, yang benar itu misalnya, daun kelor itu hebat," katanya.

Ia menegaskan inovasi buku saja tanpa diikuti dengan energi dan reformasi untuk mengubah pola pikir masyarakat, maka akan sia-sia belaka.

"Energi atau roh di balik buku harus ada, yang bersifat ideologis. Jadi, kita bela betul untuk mengimplementasikan menu nusantara. Kita punya nation state, bahwa kita punya gizi yang cukup, punya sumber yang cukup, dan kita bisa," katanya.

Untuk itu, dia mengajak kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pembuatan buku Menu Bergizi Dashat Nusantara untuk menuangkan energi dan membuat revolusi khusus tentang gizi dan pangan demi melepaskan ketergantungan masyarakat dari produk mi.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.