- Home
-
- Luar Negeri
-
- Semoga Konflik Segera Bera...
Semoga Konflik Segera Berakhir, Delegasi Pemimpin Agama Nigeria Temui Junta Militer Niger Jalin Dialog
Selasa, 15 Agu 2023, 00:06 WIBMaiduguri - Semoga konflik segera berakhir. Delegasi sejumlah pemimpin agama dari Nigeria yang dipimpin ketua gerakan Islam bertemu dengan junta militer pada akhir pekan di Niger dalam upaya menjalin dialog.
Syekh Abdullah Bala Lau, seorang cendekiawan Muslim terkemuka yang juga pemimpin Gerakan Salafi Izala di Nigeria, bertemu dengan pemimpin kudeta Jenderal Abdourahamane Tchiani dan Perdana Menteri yang ditunjuk junta Ali Lamine Zeine di ibukota Niamey pada Sabtu.
Kunjungan terbaru terjadi ketika Masyarakat Ekonomi Negara-negara Afrika Barat (ECOWAS) mengancam melakukan intervensi militer jika pemimpin kudeta tidak mengembalikan posisi Presiden Mohamed Bazoum, yang digulingkan oleh anggota Pengawal Presiden pada 26 Juli.
Zeine mengatakan setelah bertemu dengan delegasi, Tchiani menunjukkan kesiapan untuk berdialog dengan ECOWAS.
"Kami setuju, dan pemimpin negara kami telah memberikan lampu hijau untuk berdialog," kata Zeine.
Dia menambahkan bahwa delegasi tersebut "akan pulang dan menginformasikan presiden Nigeria apa yang telah mereka dengar dari kami. Kami berharap dalam beberapa waktu ke depan, ECOWAS akan datang untuk bertemu dengan kami membahas bagaimana agar sanksi terhadapkami dapat dicabut."
Syeikh Lau mengatakan dalam wawancara dengan radio lokal di Nigeria bahwa Presiden Bola Tinubu telah memberikan izin bagi para delegasi untuk berangkat ke Niger.
Dia mengatakan Nigeria tidak sedang berperang dengan Niger dan Tinubu hanya menjalankan resolusi ECOWAS selaku ketua organisasi itu.
Pada 10 Agustus, ECOWA memerintahkan komite kepala pertahanan negara anggotanya untuk "segera mengaktifkan" pasukan siaga untuk melaksanakan gerakan militer terhadap junta Niger dan mengembalikan posisi Presiden Bazoum.
Namun, hal lain yang juga disetujui adalah menggunakan cara diplomatik meyakinkan junta agar mengembalikan negara ke tatanan konstitusional.
Sebelumnya, junta telah menolak bertemu dengan delegasi awal Nigeria yang dipimpin mantan presiden Abdulsalami Abubakar.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kementan Targetkan Efisiensi Anggaran Subsidi Pupuk hingga 20 Persen
-
Putin: Russia Siap Pasok Minyak dan Gas ke Eropa Jika Diminta
-
RI dan Jepang Makin Kompak Garap Energi Bersih
-
Piala Afrika: Mesir Singkirkan Juara Bertahan Pantai Gading, Nigeria Tantang Maroko di Semifinal
-
Kejagung Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Delpedro dan Kawan-kawan di Kasus Demonstrasi Agustus 2025
-
Kampung Siaga Bencana Hadir di Makassar, Ini Upaya Baru Lindungi Warga
-
AFC Perluas Liga Champions Asia Jadi 32 Tim Mulai Musim 2026-27
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.