Prof Andy Fefta Wijaya Dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kebijakan Publik UB Malang

Selasa, 15 Agu 2023, 18:01 WIB

MALANG- ProfDrs Andy Fefta Wijaya, MDA, Ph.D dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang ilmu kebijakan publik Universitas Brawijaya (UB) Malang. Pengukuhan digelar di Gedung Samantha Krida, Malang secara luring, Minggu (13/8).

Andy merupakan profesor aktif ke-14 di Fakultas Administrasi (FlA) dan profesor aktif ke-175 di UB serta menjadi profesor ke-329 dari seluruh profesor yang telah dihasilkan UB.

Ket. Foto: Prof Drs Andy Fefta Wijaya MDA, Ph.D (kedua dari kiri) usai dikukuhkan sebagai guru besar bidang kebijakan publik UB, di Malang, Minggu (13/8). — Sumber: Koran Jakarta/MSS

Dalam orasi ilmiahnya Prof Andy Fefta Wijaya memberikan pemaparan berjudul Kebijakan Publik dalam ModelCollaborative Governance PlusMultiHelix.

Menurut Andy, pengembangan kebijakan publik dalam model collaborative governance plusmulti helix(CGPMH)adalah sebuah kerangka kerja yang menggabungkan pendekatan kolaboratif dan melibatkan aktorhelixdi berbagai sektor dalam kebijakan publik.

Kebaruan dari model ini mengombinasikan antara konsepcollaborative governance(prinsip yang mengikat, kesepakatan bersama, dan kapasitas untuk melaksanakan tindakan bersama) dan konsephelix (pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, akademisi, media danhelixlainnya) yang selama ini kajiannya dilakukan sendiri-sendiri.

"Kekuatan utama dariCollaborativeGovernancePlus MultiHelix (CGPMH)ini adalah masing-masing pemangku kepentingan membawa pengetahuan, pengalaman, dan perspektif yang unik dalam kebijakan publik, sedangkan kelemahannya dapat menghabiskan waktu dan sumber daya yang cukup lama, serta memerlukan kemampuan tata kelola yang baik dalam melibatkan partisipasi seluruh pemangku kepentingan dalam rangka mencapai kesepakatan bersama," jelas Prof Andy.

Model ini juga mengakui pentingnya pembelajaran, eksperimen, dan evaluasi berkelanjutan dalam kebijakan publik, dengan melibatkan pemangku kepentingan yang berbeda. Model ini memungkinkan pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan pembelajaran sehingga kebijakan publik berkualitas dapat terus berkembang, diperbaiki, dan disesuaikan dengan perubahan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Prof Andy mengatakan CGPMHmampu memperkaya proses kebijakan publik mulai dari formulasi pengambilan keputusan, implementasi dan evaluasi dengan sudut pandang yang lebih luas, kreatif, dan inovatif.

Prof Andy lahir di Palembang pada 17 Februari 1967 menyelesaikan studi S1 di Fakultas Ilmu Administrasi UB, S2 di The Australian National University, dan lulus S3 di The Flinders University, Australia Selatan dalam bidang ilmu Public Policy And Management. Selain menjadi dosen, saat ini ia menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Administrasi UB periode 2021-2025.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

Berita Terbaru

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.