BKPM Dalami Masalah Desain Paket KIPP IKN
Senin, 14 Agu 2023, 08:41 WIBJAKARTA - Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan akan terus mencari solusi atas masalah yang dihadapi para investor dalam proyek pembangunan IKN.
Hal itu disampaikan Bahlil dalam kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Konsorsium Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) serta Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe di Kalimantan Timur, Jumat (11/8).
Bahlil juga menegaskan akan menelusuri permasalahan desain paket Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN yang belum rampung untuk gambaran terhadap investor.
"Kita harus bicara mana proyek existing, mana yang harus dikerjakan. Yang penting tidak melanggar substansi, tidak korupsi, dan bertujuan untuk negara," katanya lewat keterangan di Jakarta, Minggu (13/8).
Bahlil juga memastikan investor dalam negeri bahwa pemerintah terus bekerja keras untuk mewujudkan tujuan negara dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus tahun depan di IKN.
Dia juga menekankan kebutuhan infrastruktur bagi investor seperti ketersediaan listrik, air, dan telekomunikasi harus dipenuhi segera. Baginya, investor lokal telah memberikan banyak kontribusi terhadap perkembangan pembangunan proyek IKN, oleh karena itu harus diberikan terus dukungan.
"Saya menyampaikan apresiasi terhadap pihak swasta hingga saat ini. Regulasi biar menjadi urusan Kementerian Investasi dan Otorita IKN, dan akan terus dipermudah," ucap Bahlil.
Pada kesempatan lain, Otorita IKN mengungkapkan Ibu Kota Negara memiliki potensi kerja sama bisnis yang luas dengan perbankan dalam mendukung ibu kota negara baru melalui kemudahan transaksi keuangan.
"Ibu Kota Nusantara memiliki potensi bisnis yang cukup luas sehingga terbuka peluang skema kerja sama yang dapat dilakukan tidak hanya oleh perbankan seperti BUMN Bank Mandiri, namun termasuk dengan anak usaha Mandiri dalam mendukung pengembangan ibu kota baru," ujar Sekretaris OIKN Achmad Jaka Santos di Jakarta.
Permudah Transaksi
Achmad Jaka Santos mengatakan OIKN menandatangani nota kesepahaman layanan jasa perbankan dan perjanjian kerja sama dengan Bank Mandiri sebagai salah satu BUMN bidang perbankan dalam rangka untuk mempermudah transaksi keuangan baik untuk masyarakat ritel dan juga lembaga.
Nota kesepahaman yang ditanda tangani merupakan landasan awal untuk penyusunan perjanjian kerja sama lebih lanjut.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
HKI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen dengan Penetapan 44 Kawasan Industri sebagai PSN
-
Doktor ITS Kembangkan Model Ergonomis untuk K3 Konstruksi
-
Ketua DKPP Apresiasi Peran Media dalam Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
-
Prancis akan Meningkatkan Jumlah Hulu Ledak Nuklirnya
-
Bikin Sulit Rakyat! Gas Bersubsidi Dioplos di Tanjung Priok, Lima Pelaku Ditangkap
-
Kemiskinan Jadi PR Besar, Tahun Ini Pemerintah Pasang Fokus Utama
-
Dikenal dengan Karyanya yang Distopia, Penulis Hungaria Sabet Nobel Sastra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.