Jokowi: Manfaatkan Peluang 'Backlog' Perumahan 12,1 Juta
Kamis, 10 Agu 2023, 00:01 WIBJAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta persatuan perusahaan Real Estate Indonesia (REI) dapat memanfaatkan peluang kesenjangan kepemilikan perumahan rakyat atau backlog yang mencapai 12,1 juta.
"Kebutuhan kita masih sangat besar, backlog kepemilikan perumahan kita masih 12,1 juta. Ini adalah sebuah opportunity, sebuah peluang, sebuah peluang yang bisa dikerjakan seluruh anggota REI," kata Presiden Jokowi saat menghadiri Munas REI ke XVII Tahun 2023, di Jakarta, Rabu (9/8).
Seperti dikutip dari Antara, Presiden Jokowi menilai sektor properti dan real estate di Indonesia bisa bertahan, baik setelah dihantam pandemi Covid-19, maupun karena perekonomian global.
Kepala Negara pun mewanti-wanti agar industri properti dan real estate di Tanah Air untuk bisa berhati-hati dalam mengendalikan dan mengatur strategi.
Menurut Presiden, perusahaan properti harus bisa memperhitungkan antara backlog atau kesenjangan kepemilikan perumahan rakyat dengan realisasi pembangunan.
"Semuanya harus dikendalikan berapa backlog kita. Jangan hanya bangun-bangun, padahal backlog kita udah enggak ada misalnya. Enggak bisa, semuanya manajemen itu harus dikendalikan, harus dikelola. Alhamdulillah di Indonesia tidak begitu, karena kebutuhan kita masih sangat besar," kata Jokowi.
Presiden menambahkan saat ini backlog perumahan mencapai 12,1 juta dengan pertumbuhan Kepala Keluarga (KK) baru 700 ribu-800 ribu KK per tahun.
Industri Tangguh
Kepala Negara menilai industri real estate, properti dan konstruksi di Indonesia termasuk industri yang tangguh, tahan banting dan kompetitif di tengah perlambatan ekonomi global. Industri ini memiliki efek multiganda hingga ke 185 subsektor, mulai dari bahan material, furnitur dan interior, elektronik hingga industri jasa dapat turut bergerak.
"Semuanya industri tersangkut di situ, semen, batu bata, besi, cat, semuanya, kalau industri properti dan real estate bergerak. Furnitur, interior, lampu, kasur, bantal pasti laku karena banyak rumah-rumah baru," kata Presiden.
Industri properti dan real estate juga mencatatkan kontribusi yang besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional, yakni sebesar 2.300 triliun rupiah sampai 2.800 triliun rupiah sepanjang periode 2018-2022 atau sebesar 16 persen.
Penyerapan tenaga kerja dari industri properti, real estate dan konstruksi juga mencapai 13-19 juta orang per tahunnya. Oleh sebab itu, Presiden mengapresiasi industri properti dalam negeri yang bisa bertahan setelah dampak pandemi Covid-19, maupun perlambatan ekonomi global.
Selain itu, Presiden Jokowi mengatakan Indonesia termasuk dalam tiga negara anggota G20 yang mampu mencapai pertumbuhan ekonomi melebihi 5 persen, bersama dengan India dan Tiongkok.
"Di G20, negara-negara G20 yang tumbuh di atas 5 persen itu hanya Indonesia, India, RRT," kata Jokowi.
G20 merupakan forum multilateral yang terdiri atas 19 negara dan 1 kawasan Uni Eropa, dengan kontribusi 79 persen terhadap perdagangan global dan 85 persen perekonomian dunia.
Jokowi mengatakan pada kuartal II tahun 2023, ekonomi Indonesia masih tumbuh di atas 5 persen yakni 5,17 persen secara tahunan (yoy). Atas pencapaian itu, lanjutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia telah mencapai 5 persen dalam tujuh kuartal berturut-turut.
"Kinerja ekonomi kita sudah membaik, ini disampaikan Pak Totok (Totok Lusida) Ketua REI. Sudah diumumkan Senin (7/8) kemarin pertumbuhan ekonomi kita 5,17 persen," kata Jokowi.
Dia juga menekankan bahwa daya saing Indonesia telah meningkat 10 peringkat menjadi peringkat 34 dari peringkat 44. Kenaikan 10 peringkat tersebut merupakan yang tertinggi di dunia.
Tanpa daya saing yang baik, lanjut Presiden jkowi, sebuah negara akan sulit untuk dapat bersaing di perekonomian global, terutama untuk meraih investasi.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Mendagri Apresiasi Kementerian PKP Pada Program Bedah 21 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di Papua
-
Harga Rumah Makin Terjangkau! PPN Gratis untuk Properti hingga Rp 2 Miliar Resmi Diperpanjang Sampai 2026
-
Polda Papua Siapkan Gudang Tampung Beras SPHP di Sembilan Polres
-
Pemerintah Ubah Wajib Belajar Jadi 13 Tahun
-
Warga Bisa Isi BBM Bebas Lagi, Singkawang Cabut Aturan Pembatasan
-
Usai Paceklik Gelar di Eropa, Bulu Tangkis Indonesia Alihkan Fokus ke Kejuaraan Asia 2026
-
Program Reward Baru Telkomsel dan Gojek Perluas Layanan Digital dan Transportasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.