Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Laga Internasional Jadi Syarat Timnas Basket Indonesia Tampil di Piala Dunia

📅 Minggu, 06 Agu 2023, 12:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Laga Internasional Jadi Syarat Timnas Basket Indonesia Tampil di Piala Dunia Doc: antarafoto
Ket. Kepala Pelatih Timnas Bola Basket Indonesia Patriots Youbel Sondakh

JAKARTA - Laga internasional bagi para pemain muda Indonesia menjadi syarat mutlak agar Timnas Bola Basket Indonesia bisa berlaga di Piala Dunia FIBA yang akan diselenggarakan di Indonesia 25 Agustus 2023.

Kepala Pelatih Timnas Bola Basket Indonesia Patriots Youbel Sondakh menyebut diperlukan waktu setidaknya 10 tahun lagi untuk mengembangkan pebasket junior Indonesia agar bisa menyamai level para pemain di Piala Dunia FIBA.

"Harus dimulainya dari SMA ya, bermain di luar negeri," kata Youbel usai laga Indonesia Patriots melawan Uni Emirat Arab di Indonesia Arena Jakarta, Sabtu (5/8).

Dia menerangkan, bahwa untuk meningkatkan level permainan pebasket Indonesia harus dilakukan di luar negeri, yang mana persaingannya lebih tinggi dibandingkan yang ada di Indonesia saat ini.

Youbel sempat menyebut beberapa pemain timnas yang memiliki orang tua asli Indonesia, namun bermain di kompetisi mahasiswa di Amerika Serikat seperti Derrick Michael ataupun Zane Adnan bisa mengangkat level permainan timnas.

Namun Youbel menekankan bahwa diharuskan membawa banyak pebasket usia SMA untuk bisa bermain di luar negeri seperti di AS, bukan hanya satu atau dua orang seperti Derrick dan Zane.

Menurut dia, ketika banyak pebasket muda Indonesia sudah terbiasa bermain di level internasional, saat pulang ke Indonesia maka mereka akan mengangkat level kompetisi basket di Tanah Air.

Sedangkan untuk para pemain muda yang mengisi rooster Indonesia Patriots, juga harus sering-sering berkompetisi di level internasional untuk bisa meningkatkan kualitas permainan.

Dia mencontohkan, para pemain Indonesia Patriots yang bermain di Indonesia International Basketball Invitational (IIBI) sebenarnya merupakan pemain inti di klubnya masing-masing, namun belum bisa bersaing dengan pemain dari Suriah atau Uni Emirat Arab.

Youbel menyebut dibutuhkan tiga turnamen internasional seperti halnya IIBI dalam satu tahun agar para pemain Indonesia bisa meningkatkan kualitasnya masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.