- Home
-
- Megapolitan
-
- Heru Imbau Warga DKI Manfa...
Heru Imbau Warga DKI Manfaatkan Hutan Kota dengan Kegiatan Positif
Sabtu, 29 Jul 2023, 10:12 WIBJAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan hutan kota ataupun taman di Jakarta dengan kegiatan positif.
"Taman itu untuk berinteraksi yang positif. Silakan warga berinteraksi secara positif di taman-taman yang sudah disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta," kata Heru di Jakarta, Sabtu (29/7).
Hal tersebut merespon ramainya Hutan Kota Cawang, Jakarta Timur, yang dijadikan tempat aktivitas lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).
Heru menegaskan, pihaknya akan melakukan penindakan sesuai dengan ketentuan jika ditemukan kegiatan yang mengganggu ketertiban umum di fasilitas tersebut.
"Pemda DKI melakukan sesuai dengan aturan yang ada. Parkir motor di taman juga bisa ditindak. Berarti dia tidak melakukan yang positif kan, kita kira contohnya begitu," ujar Heru.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kata Heru, terus melakukan operasi penertiban untuk menegakkan aturan terkait ketertiban umum.
"Jika (fasilitas) punya pemda melalui Kasatpol PP menindak warga, artinya warga itu adalah melakukan tindakan perbuatan negatif.
Warga yang membuangsampah sembarangan juga bisa ditindak dan ada perdanya, yaitu denda Rp500 ribu. "Kurang nyaman, teriak-teriak di taman juga kita bisa ditindak. Silakan warga berinteraksi di taman secara positif," kataHeru.
Warga yang membuangsampah sembarangan juga bisa ditindak dan ada perdanya, yaitu denda Rp500 ribu. "Kurang nyaman, teriak-teriak di taman juga kita bisa ditindak. Silakan warga berinteraksi di taman secara positif," kataHeru.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah penerangan di Hutan Kota Cawang usai dijadikan tempat aktivitas LGBT.
"Penambahan penerangan sudah, teman-teman Bina Marga sudah (menambah penerangan) empat titik di lokasi," kata Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta Bayu Meghantara di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (27/7).
Selain itu, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Kehutanan (Sudin Tamhut) Jakarta Timur Djauhar Arifin mengatakan bahwa pihaknya memasang pagar menggunakan besi ulir pada pagar yang berlubang.
"Ini untuk mengantisipasi masuknya orang yang tak bertanggung jawab menyalahgunakan keberadaan hutan kota untuk hal negatif," kata Djauhar.
Menurut Djauhar, penutupan pagar yang berlubang itu sudah dilakukan sejak Rabu (26/7) sehingga orang tidak mudah masuk ke dalam hutan kota, Cawang.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bencana Dini Hari! Gelombang Laut Terjang Banggai Laut, Belasan Rumah Hancur
-
Indonesia-Pakistan Perkuat Kemitraan Strategis melalui Indonesia Palm Oil Networking Reception
-
Pemkot Kediri Dorong Remaja Masjid Jadi Penggerak Kepedulian Lingkungan
-
Pemkot Palembang Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat bagi ASN
-
The Jakarta Toys and Comics Fair 2026: Menteri Ekraf sebut Etalase Strategis bagi Kreator dan Desainer
-
Antisipasi Lonjakan Harga, Polda Metro Jaya Awasi Harga Bahan Pokok di Jakarta Utara
-
460 Pohon Bermasalah Berhasil Ditangani Tamhut Jakbar Selama Februari 2026
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.