Jabeur Hattrick Gagal di Final Grand Slam

Minggu, 16 Jul 2023, 13:58 WIB

WIMBLEDON - "Rekor" telah diciptakan petenis Tunisia Ons Jabeur dengan meraih tiga kali runner-up grand slam. "Gagal tiga kali paling menyakitkan," tandas Ons Jabeur.

Petenis peringkat enam dunia itu kalah 6-4, 6-4 dari petenis Ceko yang tidak diunggulkan Marketa Vondrousova, Sabtu (15/7).

Ket. Foto: jabeur — Sumber: istimewa

Tahun lalu Jabeur juga kalah di final Wimbledon dari Elena Rybakina. Rasa sakit mengikuti setelahnya ketika di US Open dia kembali menjadi runner-up, kali ini usai kalah dari Iga Swiatek.

Petenis berusia 28 tahun itu perempuan kedelapan yang kalah dalam tiga final Grand Slam pertamanya. Namun, dia merasa terhibur karena mengetahui bahwa sejumlah legenda tenis, di antaranya Chris Evert, Kim Clijsters dan Simona Halep juga mengalami nasib sama sebelum merebut gelar Grand Slam.

"Akan sulit untuk berbicara. Saya akan terlihat jelek di foto jadi itu tidak akan membantu," kata Jabeur usai gagal menjadi petenis putri asal Arab atau Afrika pertama yang memenangi gelar tunggal Grand Slam, seperti disiarkan AFP, Sabtu.

"Saya pikir ini adalah kekalahan yang paling menyakitkan dalam karier saya," tandasnya. "Saya berjanji akan kembali suatu hari nanti dan memenangi turnamen ini," sumpahnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.