Konektivitas di Wilayah Papua Dipacu

Jumat, 07 Jul 2023, 08:38 WIB

JAKARTA - Pemerintah mendorong konektivitas antardaerah di wilayah Indonesia Timur, terutama di Pulau Papua. Di tengah kondisi geografis pegunungan, pemerintah fokus meningkatkan konektivitas antardaerah di wilayah Papua dengan mengoptimalkan transportasi udara.

Untuk itu, sejumlah infrastruktur pendukung terus dikembangkan di Bumi Cenderawasih. Salah satunya pengembangan beberapa bandara di Tanah Papua, seperti Bandara Ewer, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan dan Bandara Nabire Baru di Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Bandara Ewer di Kabupaten Asmat dapat membuka keterisolasian dan mempercepat mobilitas individu dan barang di wilayah tersebut. "Ini penting sekali, konektivitas, keterhubungan antarsebuah wilayah baik kabupaten, provinsi maupun pulau karena akan mempercepat mobilitas orang dan mobilitas barang, dan akan membuka isolasi," kata Presiden Jokowi saat meresmikan Terminal Bandara Ewer di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Kamis (6/7), sebagaimana disaksikan langsung di YouTube Sekretariat Presiden.

Bandara Ewer di Asmat, kata Jokowi, telah melayani penerbangan dari Timika sebanyak dua kali sepekan, penerbangan dari Kamur sebanyak empat kali penerbangan dalam satu pekan, dan dari Merauke sebanyak empat kali sepekan. Jokowi berharap Bandara Ewer juga membuka wisata Asmat dan memberikan efek pengganda ekonomi bagi perekonomian di Papua Selatan.

Pada kesempatan sama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi di Kabupaten Asmat merupakan komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia khususnya di Papua Selatan. Pemerintah, kata Budi, juga membangun terminal penumpang di Bandara Ewer yang memiliki arsitektur minimalis dengan ornamen dan interior bernuansa budaya Asmat.

Bandara Ewer telah dikembangkan sejak 2018 hingga 2022 dengan total anggaran 287 miliar rupiah yang berasal dari APBN. Setelah dilakukan pengembangan, bandara ini memiliki landasan dengan ukuran 1.650 m x 30 m, sehingga mampu didarati pesawat tipe ATR72-600. Untuk terminal penumpang, bandara memiliki ukuran 488 m2, yang dapat memuat kapasitas hingga 14 ribu penumpang per tahun.

Tumbuhan Perekonomian

Selain Bandara Ewer, pemerintah juga mengembangkan Bandara Nabire Baru. Bandara Nabire Baru sebenarnya merupakan relokasi dari Bandara Nabire yang saat ini eksisting disebabkan bandara itu sudah tidak bisa dikembangkan lagi.

"Bandar Udara Nabire Baru berperan strategis untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat di Papua melalui konektivitas transportasi udara antarwilayah," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. Kristi Endah Murni, saat melakukan kunjungan kerja di Bandar Nabire Baru, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, kemarin.

Kristi menambahkan Bandara Nabire Baru sebenarnya sudah siap dari sisi udara dan daratnya. Namun, untuk fasilitas pendukung seperti akses jalan raya yang menghubungkan jalan nasional ke bandara sepanjang 5,6 km, suplai jaringan listrik dari PLN, jaringan air bersih dari PDAM dan jaringan penguat untuk telekomunikasi saat ini belum siap. "Untuk itu kami berharap dukungan dari pemda agar secepatnya bisa segera terealisasikan," kata Kristi.

Bandara Nabire Baru memiliki ukuran landas pacu 1600 m x 30 m yang dapat melayani operasional pesawat jenis ATR-72, taxiway 23 m x 165 m dan apron 367,5 m x 100 m. Di sisi darat, bandara ini memiliki terminal penumpang seluas 6.320 m2.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.