- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS Desak PBB Selidiki Duga...
AS Desak PBB Selidiki Dugaan Pengiriman Drone Iran ke Rusia
Jumat, 07 Jul 2023, 12:09 WIBPBB - AS mendesak PBB mengirim tim penyelidik untuk memeriksa puing-puing pesawat tak berawak atau drone buatan Iran yang dijual ke Rusia untuk digunakan melawan Ukraina yang melanggar resolusi Dewan Keamanan.
"Selama beberapa minggu terakhir kami telah melihat Rusia berulang kali menggunakan kendaraan udara tak berawak (UAV) ini dalam serangan yang menghancurkan pekerjaan umum Ukraina dan membunuh warga sipil," kata Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield kepada Dewan.
Mengutip Anadolu, Thomas-Greenfield menuduh Moskow bekerja sama dengan Iran untuk memproduksi UAV Iran di Rusia.
"Rusia menerima bahan yang dibutuhkan dari Iran untuk membangun pabrik manufaktur UAV di Rusia. Pabrik ini bisa beroperasi penuh awal tahun depan," ujarnya.
"Jika selesai, pabrik itu akan secara dramatis meningkatkan kapasitas Rusia untuk menyerang Ukraina dan memungkinkan kampanye berkelanjutan Rusia untuk menonaktifkan pembangkit listrik Ukraina, menutup jalur relnya, dan mencegah bahan pertanian transit ke pasar dunia."
"Sekretariat PBB memiliki kewajiban menjalankan mandatnya untuk memeriksa bukti transfer UAV Iran ke Rusia yang melanggar UNSCR 2231," kata Thomas Greenfield.
Dia mendesak PBB untuk memperbarui Dewan tentang penilaiannya terhadap UAV buatan Iran yang ditemukan di Ukraina dalam 30 hari ke depan.
"Ini adalah masalah hidup atau mati bagi rakyat Ukraina, dan bangsa Ukraina sebagai negara yang layak secara ekonomi," katanya .
Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menolak tuduhan penggunaan drone buatan Iran di Ukraina.
Ukraina telah berulang kali melaporkan Rusia menyerang kota-kotanya dengan menggunakan drone Iran.
Iran membantah menyediakan drone untuk Rusia.
- Rusia
- Iran
- Amerika Serikat (AS)
- Drone
- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
- Investigasi
- Perang Russia-Ukraina
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Persib Bandung Larang Aremania Datang ke Stadion GBLA
-
Bapanas Usul DMO Minyakita Naik Jadi 60 Persen demi Stabilitas Harga
-
Menko Infrastruktur Dorong Kereta Luar Jawa untuk Pemerataan dan Transportasi Hijau
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Russia Peringatkan Para Diplomat Asing di Kyiv untuk Mengungsi Jelang Perayaan Hari Kemenangan PD II
-
Russia Tuduh Rezim Ukraina Neo-Nazi, Situasi HAM Disebut Memburuk
-
Jangan Minum Es! Gubernur Kalsel Ingatkan Risiko Kesehatan bagi Jamaah Haji
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.