Saingi Twitter, Threads Resmi Dirilis Meta
Kamis, 06 Jul 2023, 10:20 WIBJAKARTA - Meta secara resmi meluncurkan aplikasi baru, Threads, yang akan menjadi pesaing Twitter.
Menurut bos Meta Mark Zuckerberg, aplikasi Threads yang baru diluncurkan perusahaannya bertujuan untuk mengungguli Twitter.
Sementara para ahli mengatakan Threads dapat menarik pengguna Twitter yang tidak senang dengan perubahan terbaru pada platform tersebut.
BBC melaporkan, Threads yang belum diluncurkan di Uni Eropa memungkinkan pengguna mengunggah hingga 500 karakter, dan memiliki banyak fitur yang mirip dengan Twitter.
Dalam sebuah unggahan, Zuckerberg mengatakan, menjaga platform "bersahabat... pada akhirnya akan menjadi kunci keberhasilannya".
Ditanya di Threads apakah aplikasi ini akan "lebih besar dari Twitter", Zuckerberg menjawab, "Ini akan memakan waktu, tapi saya pikir harus ada aplikasi percakapan publik dengan lebih dari 1 miliar orang di dalamnya."
"Twitter memiliki kesempatan untuk melakukan ini tetapi belum berhasil. Mudah-mudahan kami akan melakukannya," kata Zuckerburg.
Threads kini tersedia di lebih dari 100 negara termasuk Inggris Raya. Namun di UE belum karena masalah peraturan.
Zuckerburg menyebut aplikasi baru ini sebagai "versi awal". Berikutnya direncanakan fitur tambahan, termasuk kemampuan berinteraksi dengan orang-orang di beberapa aplikasi media sosial lainnya seperti Mastodon.
"Visi kami adalah untuk mengambil yang terbaik dari Instagram dan mengembangkannya menjadi teks," kata perusahaan itu.
Meskipun Threads aplikasi mandiri, pengguna akan masuk menggunakan akun Instagram.Nama pengguna Instagram mereka akan terbawa, tetapi ada opsi untuk menyesuaikan profil mereka khusus untuk Threads.
Pengguna juga dapat memilih mengikuti akun yang sama dengan yang mereka lakukan di Instagram, kata Meta.
Namun, belum jelas apakah pengguna Twitter yang tidak puas ingin pindah ke platform yang dijalankan Meta tersebut.
Meta whistleblower Frances Haugen mengatakan tahun lalu, Meta telah menempatkan "keuntungan di atas keamanan" dan dia mengkritik bagaimana platform tersebut dimoderasi.
Perusahaan itu juga diguncang skandal yang mengizinkan pihak ketiga termasuk konsultan politik Inggris Cambridge Analytica untuk mengakses data pribadi pengguna Facebook.
Dalam referensi yang jelas untuk masa lalu yang kontroversial ini, pemilik Twitter Elon Musk bercanda pada Senin, "syukurlah mereka dijalankan dengan sangat waras".
Ada beberapa alternatif lain yang tersedia, seperti Bluesky dan Mastodon.
Namun, Threads memiliki keunggulan signifikan karena terhubung ke Instagram, dan ratusan juta pengguna sudah menggunakan platform tersebut.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Jadwal Imsak Hari Ini Jakarta dan Sekitarnya, 2 Maret 2026: Ayo Sahur Agar Berkah!
-
Golkar Incar Suara Gen Z di Pemilu 2029
-
Cuaca Ekstrem Mengintai, BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat 15–21 Februari
-
Playoff Liga Champions: Sorloth Hattrick, Atletico Madrid Singkirkan Club Brugge dan Melaju ke 16 Besar
-
KKP Bekali Pengurus KNMP Teknik Pengelolaan Gudang Beku
-
AS Sita Kapal Tanker Berbendera Russia, Menyebutnya "Armada Bayangan" terkait Minyak Venezuela
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris, Bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.