- Home
-
- Luar Negeri
-
- Media Rusia Ungkap Nilai K...
Media Rusia Ungkap Nilai Kontrak Grup Tentara Bayaran Wagner
Selasa, 04 Jul 2023, 15:25 WIBMOSKOW - Perusahaan militer swasta Wagner pimpinan Evgeny Prigozhin telah menikmati manfaat besar dari bekerja untuk pemerintah Rusia. Perusahaan ini mengamankan kontrak senilai ratusan miliar rubel, kata Dmitry Kiselyov, kepala grup media Rossiya Segodnya, (2/7).
Menurut RT, Kiselyov dalam program berita mingguannya mengatakan, perusahaan militer swasta Wagner milik Prigozhin "telah menerima lebih dari 858 miliar rubel (9,8 miliar dolar AS) di bawah kontrak yang ditandatangani bersama negara".
Di bawah kontrak lain, kata dia, Prigozhin memegang Concord yang juga bergerak dalam bisnis katering dan media, telah menyediakan layanannya hingga 845 miliar rubel.
"Ini tidak berarti mereka telah menghasilkan begitu banyak, tetapi ii masih menunjukkan skala bisnis dan skala ambisi," kata Kiselyov.
Dia menunjukkan bahwa perusahaan Prigozhin memiliki pengaruh media yang kuat. Beberapa orang mungkin memiliki kesan Grup Wagner adalah unit garis depan paling cakap yang dimiliki Rusia.
Tanpa "mengurangi manfaat siapa pun", Kiselyov mengatakan bahwa unit reguler Rusia lebih cepat dalam merebut kota Mariupol yang dijaga ketat daripada pasukan Wagner dalam merebut benteng Donbass di Artyomovsk (dikenal sebagai Bakhmut di Ukraina).
Pernyataannya muncul setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mencatat pada Selasa bahwa Grup Wagner sepenuhnya bergantung pada dukungan negara.Dia mengklaim, selama setahun terakhir otoritas Rusia telah mengalokasikan 86 miliar rubel untuk membayar gaji dan memberikan insentif bagi para pejuang Wagner.
Pada saat yang sama, menurut pemimpin Rusia, perusahaan Concord Prigozhin menerima 80 miliar rubel dari negara dalam setahun untuk memasok produk makanan ke tentara.
Bulan lalu, Prigozhin menuduh Kementerian Pertahanan Rusia melakukan serangan rudal mematikan di kamp Wagner, dan bersumpah akan melakukan pembalasan.Kementerian membantah tuduhan itu.Pasukannya merebut beberapa instalasi militer di kota selatan Rostov-on-Don, beberapa pasukan bergerak menuju Moskow.
Namun, Prigozhin menghentikan gerakannya sebagai bagian dari kesepakatan yang ditengahi Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.Menurut ketentuan perjanjian, pemerintah Rusia setuju untuk membatalkan kasus pidana terhadap pemimpin PMC, dan mengizinkannya pindah ke Belarusia.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Atasi Banjir Jakarta, Sungai Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama akan Dinormalisasi
-
Pertemuan Presiden Prabowo dan Putin Bahas Kerja Sama Strategis
-
RI Bidik Minyak Rusia—Pertamina Siap Eksekusi Arahan Pemerintah
-
Indonesia–Pakistan Teken 7 MoU, Disaksikan Presiden Prabowo dan PM Sharif
-
BNPB: Kondisi Cuaca Baik Dukung Pengiriman Bantuan Lewat Udara
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Produk UBS dan Galeri24 Kompak Stabil
-
Pemprov DKI Berlakukan Verifikasi Ulang Tiket Mudik Gratis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.