Bogor Optimalisasikan Penanganan Kemiskinan

Sabtu, 01 Jul 2023, 04:00 WIB

BOGOR - Program penanggulangan kemiskinan terus dioptimalkan Pemkab Bogor demi meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi (LPE) daerah. Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Endik Supiani, Kamis (29/6), akan mengedepankan tiga pendekatan dalam berupaya menurunkan angka kemiskinan.

Pertama, menurunkan beban hidup kebutuhan biaya kesehatan melalui bantuan pengobatan dalam program Penerima Bantuan Iuran (PBI). Kedua, pemberian bantuan biaya pendidikan lewat Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan program Bogor Cerdas.

Ket. Foto: Komplek perkantoran pemerintah daerah di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/M Fikri Setiawan

Ketiga, kata dia, memberikan bantuan perbaikan rumah rusak menjadi layak huni dalam melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)."Pendekatan penanggulangan kemiskinan ini terus kami lakukan melalui pengurangan beban hidup," jelas Endik.

Dia menyebutkan Pemerintah Kabupaten Bogor juga fokus dalam upaya peningkatan pendapatan orang miskin melalui usaha ekonomi produktif, kelompok usaha bersama dan pembinaan UMKM. Menurutnya, untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan, penanganan dilakukan secara sinergi dan kolaborasi.

Semua terlibat mulai dari Dinas Sosial, DP3AP2KB, dan Disnaker untuk memutus mata rantai kemiskinan.

"Tdak hanya sumber daya manusianya, tapi juga meningkatkan kualitas pendidikannya," paparnya.

Menurut dia, bukti keseriusan Pemkab Bogor dalam menanggulangi kemiskinan, selain melalui alokasi anggaran yang besar, juga dengan pola pendekatan yang dilakukan secara masif dan komprehensif. Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (PIKP Diskominfo) Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan, menjelaskan berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor kini di angka 5,20 persen.

Sebelumnya, sempat anjlok di angka minus 1,77 persen akibat pandemi tahun 2020 dan kembali naik tahun 2021 menjadi 3,55 persen. Kemudian, angka pengangguran juga tercatat menurun. Dari 14,29 persen tahun 2020 menjadi 12,22 persen tahun 2021. Angka tersebut turun lagi menjadi 10,64 persen pada akhir tahun 2022.

Daya beli masyarakat Kabupaten Bogor juga naik dua tahun terakhir. Pada tahun 2020 sebesar 10,31 juta per tahun per orang. Angka ini menjadi 10,41 juta per tahun per orang pada tahun 2021. Kemudian, meningkat lagi menjadi 10,86 juta per tahun per orang. Iwan menjelaskan meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat membuat tingkat kemiskinan Bogor menurun. Angkanya, dari 8,13 persen pada tahun 2021 menjadi 7,73 persen pada akhir 2022.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.