- Home
-
- Luar Negeri
-
- Jerman Peringatkan Beijing...
Jerman Peringatkan Beijing Soal Taiwan dan Situasi HAM di Tiongkok
Jumat, 23 Jun 2023, 13:58 WIBBERLIN - Kanselir Jerman Olaf Scholz memperingatkan Beijing pada Kamis (22/6) agar tidak menggunakan kekerasan untuk mengubah status quo dengan Taiwan dan menyatakan keprihatinan tentang situasi hak asasi manusia (HAM) di Tiongkok.
Associated Press melaporkan, kepada anggota parlemen Jerman Scholz mengatakan bahwa Berlin menginginkan hubungan yang konstruktif dengan Tiongkok karena negara tersebut memainkan peran kunci dalam memecahkan masalah global seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, dan kemiskinan.
"Pada saat yang sama kami dengan jelas mendesak Tiongkok untuk tetap berpegang pada aturan internasional," katanya tentang deklarasi G7."Tidak ada negara yang menjadi halaman belakang orang lain, itu berlaku untuk Eropa seperti halnya di tempat lain di dunia."
"Kami sangat menolak semua upaya mengubah status quo di Laut Tiongkok Timur dan Selatan dengan kekerasan atau paksaan," kata Scholz."Itu terutama berlaku untuk Taiwan."
Beijing menganggap pulau yang diperintah sendiri itu sebagai bagian dari Tiongkok dan telah memperluas kehadiran militernya di wilayah tersebut.
"Kami juga memandang dengan prihatin situasi HAM dan supremasi hukum di Tiongkok," katanya."Saya menggarisbawahi pesan-pesan ini sehari sebelum kemarin selama dialog pemerintah Jerman-Tiongkok."
Pernyataan Scholz di depan parlemen itu secara signifikan lebih kuat daripada pernyataan publiknya bersama Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang pada Selasa lalu. Scholz tidak menyebut Taiwan secara eksplisit saat dia berbicara bersama Li.
Wartawan tidak diizinkan untuk mengajukan pertanyaan pada acara itu, keputusan yang dikaitkan dengan kantor Scholz dengan keinginan delegasi Tiongkok.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Singapura Gandeng Tiongkok Perkuat Teknologi Nuklir
-
Xi: Warisan Jiang Zemin jadi Arah Perjalanan Baru Tiongkok yang Berkesinambungan
-
Kanada Dituding Bantu Tiongkok Hindari Tarif AS
-
UMKM Bandung Buktiin! Lele Marinasi Lokal Tembus Pasar Taiwan
-
Analis Intelejen Sebut Strategi Baru AS Lewat NATO Bidik 'Poros Otokratis' dan Gerus Kekuatan Russia–Tiongkok dan Iran
-
Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok
-
Membangun Jakarta semakin Inklusif untuk Disabilitas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.