DPRD: Berlakukan Kembali Kerja dari Rumah

Kamis, 22 Jun 2023, 05:23 WIB

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta diharapkan kembali memberlakukan bekerja dari rumah (WFH) seperti era pandemi. Usulan ini guna mengurangi kemacetan dan polusi Jakarta. Desakan tersebut datang dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Wiliam Aditya Sarana. "Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebaiknya kembali memberlakukan sistem kerja dari rumah atau WFH seperti era pandemi untuk mengurangi kemacetan," ujar Wiliam, Rabu (21/6).

Menurutnya, penerapan WFH sudah terbukti berhasil selama pandemik sehingga jalan kosong. Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu menambahkan, penerapan WFH ketika pandemi terbukti menurunkan angka kemacetan. Selain itu, kualitas udara juga semakin bersih lantaran tidak terlalu padat kendaraan yang lalu lalang di jalan.

Ket. Foto: Arsip Foto - Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan pada jam pulang kerja di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (9/5/2023). — Sumber: ANTARA/Fauzan

Untuk mewujudkan usulan kebijakan tersebut, Wiliam minta Pemprov berkoordinasi dengan perusahaan dan pengelola perkantoran guna membahas sistem kerja dari rumah. "Mungkin sistem kerja hybrid bisa dicoba. Tiga hari WFH dan sisanya kerja di kantor. Itu perlu dipertimbangkan," katadia.

Wiliam juga minta Pemprov untuk memaksimalkan pelayanan transportasi umum agar warga mau beralih dari kendaraan pribadi. Penambahan terminal dan moda transportasi diperlukan agar tidak terjadi keterlambatan saat penumpang menunggu angkutan.

Dua Sisi

"Jadi, di satu sisi ada solusi WFH. Di sisi lain pemprov juga harus membenahi transportasi," jelasnya. Pemprov sedang membahasbeberapa peraturan guna mengurangi kemacetan. Salah satunya membagi jam kerja menjadi dua shift masuk pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB.

Sebelumnya, William juga mendorong Pemprov memperluas ruang terbuka hijau (RTH) untuk memperbaiki kualitas udara Ibu Kota. "Kita selalu terhambat soal pembuatan RTH. Sampai saat ini baru mencapai lima persen dari target 30 persen," tutur William.

Kondisi ini, membuatDKI menjadi provinsi dengan polutan tertinggi dunia dalam beberapa hari belakangan. Padahal, satu saja tambahan RTH dapat memberikan dampak baik dari mulai penyaringan udara kotor hingga menjadi tempat interaksi warga.

Maka, dia minta lima pemerintah kota lebih giat menagih kewajiban membangun RTH atau fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) kepada pengembang. Pengembang perkantoran hingga perumahan diminta bekerja sama dengan pemkot menyerahkan kewajiban fasosdan fasum.

Tidak hanya itu, pemkot juga harus memiliki data terkait jumlah perusahaan yang belum memberikan kewajiban fasos dan fasum kepada DKI. "Kita belum tahu jumlah pengembangan yang telah memenuhi kewajiban RTH," jelasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.