Panglima TNI: Literasi Digital Jadi Kerja Besar yang Memerlukan Sinergitas
Rabu, 14 Jun 2023, 00:11 WIBJAKARTA - Etika digital sangat penting diperhatikan prajurit TNI, mengingat di dunia maya manusia bisa dengan mudah berbuat apa pun, sehingga banyak yang melupakan etika dalam berkomunikasi karena tidak berhadapan langsung secara fisik.
Demikian disampaikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono saat menghadiri acara lounching literasi digital sektor pemerintahan kepada prajurit TNI yang dihadiri Menko Polhukam selaku Plt Menkominfo Mahfud MD, di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Selasa (13/6).
Menurut siaran persnya, literasi digital merupakan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan sebagainya. Kecakapan pengguna dalam literasi digital mencakup kemampuan untuk menemukan, mengerjakan, mengevaluasi, menggunakan, membuat serta memanfaatkannya dengan bijak, cerdas, cermat serta tepat sesuai kegunaannya.
Dalam acara yang juga dilaksanakan secara virtual diikuti 34 Kotama TNI di seluruh Indonesia, Panglima TNI mengatakan literasi digital adalah kerja besaryang memerlukan sinergitas semua pihak. Kegiatan ini merupakan program nasional yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo sejak tahun 2021.
Panglima TNI mengatakan hampir semua prajurit TNI dan keluarganya memiliki handphone. Penggunaannya perlu diatur dan disosialisasikan.
"Kita tahu di seluruh dunia, instansi militer menganut azas kerahasiaan. Ada hal yang bisa dipublikasi dan ada yang tidak. Ini harus menjadi perhatian bagi seluruh prajurit di mana pun berada," tegas Panglima TNI
"Perlu kita tekankan kepada jajaran semuanya kita harus bisa memilah-milah apa yang harus di-share apa dampak positif dan negatifnya terhadap institusi," tambah Panglima TNI.
Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan ke depan dunia maya akan menjadi ajang kampanye yang bisa memacu polarisasi dan perpecahan bangsa menghadapi Pemilu 2024.
"Untuk mengatisipasi hal tersebut, mari kita tingkatkan kemampuan literasi digital kita. Mari kita redam gejolak pemilu melalui upaya nyata dengan tidak menyebar berita yang berbau hoax untuk memecah belah bangsa," imbau Panglima TNI.
Hadir dalam acara ini Dirjen Aplikasi Informatika Kementrian Kominfo Samuel Abrijani Pangerapan, Direktur Pemberdayaan Informatika Ditjen Aptika Kementrian Kominfo Boni Pudjianto, para pejabat utama Mabes TNI dan Angkatan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Popi Ayer: Tanpa Perlindungan, Nelayan Kecil Papua Terancam Kapal Besar
-
IHSG Hari Ini Menguat! Damai AS-Iran Jadi Bahan Bakar Reli Pasar
-
Kue Keranjang dan Silaturahmi Warnai Perayaan Imlek di Samarinda
-
Kunjungi Museum Imam Bonjol, Wagub Rano Bidik Kerja Sama Wisata Edukasi Jakarta–Pasaman
-
Aktivasi IKD Sleman Capai 19,45 Persen, Dukcapil Dinilai Siap Dukung Digitalisasi Layanan
-
Kemampuan Literasi Bukan Sekadar Bisa Membaca
-
Polres Malang Siagakan Tim Urai untuk Cegah Kepadatan Arus Lalu Lintas saat Puncak Arus Mudik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.