Bank Sentral Perkirakan India Tumbuh 6,5 Persen di Tahun Fiskal

Sabtu, 10 Jun 2023, 00:17 WIB

Jakarta - Tingkat inflasi di India pada tahun fiskal berjalan (April 2023-Maret 2024) diperkirakan akan tetap di atas 4 persen, dengan ekonomi negara itu kemungkinan akan tumbuh sebesar 6,5 persen, kata Gubernur Reserve Bank of India (RBI) Shaktikanta Das pada Kamis (8/6).

Saat mengumumkan kebijakan moneter di Mumbai, ibu kota keuangan India, gubernur bank sentral itu mengatakan ekonomi India berada pada posisi yang kuat di saat ketidakpastian global.

"Kami gembira dengan fakta bahwa ekonomi India dan sektor keuangan bertahan dengan kuat dan tangguh di dunia dengan hambatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan arus lintas yang cepat. Tidak seperti tiga tahun yang penuh gejolak sebelumnya, ketidakpastian di depan tampak relatif lebih sedikit dan jalan di depan relatif lebih jelas," ujar Das dalam sebuah pernyataan.

Gubernur RBI mengatakan kegiatan ekonomi India tetap tangguh dan melampaui proyeksi sebelumnya.

"Produk Domestik Bruto (PDB) riil India tercatat tumbuh sebesar 7,2 persen pada 2022-2023, lebih kuat dari perkiraan sebelumnya sebesar 7 persen. Angka ini melampaui tingkat prapandemi sebesar 10,1 persen. Dengan mempertimbangkan semua faktor, pertumbuhan PDB riil untuk tahun 2023-2024 diproyeksikan sebesar 6,5 persen," ungkapnya

Dengan inflasi tetap terkendali, Komite Kebijakan Moneter bank sentral itu memutuskan untuk mempertahankan Repo Rate, yakni suku bunga yang ditawarkan dalam bentuk pinjaman uang oleh RBI kepada bank-bank lain, sebesar 6,5 persen.

Setiap perubahan dalam Repo Rate memengaruhi pinjaman bank dan angsuran bulanan yang disamakan (equated monthly installments/EMI). RBI menaikkan Repo Rate dengan total 250 basis poin sejak Mei 2022 untuk menjaga inflasi tetap terkendali, sebelum memilih jeda dalam pertemuan sebelumnya pada April lalu.

"Konsolidasi fiskal juga sedang berlangsung. Sistem perbankan India tetap stabil dan tangguh, pertumbuhan kredit kuat dan pasar keuangan domestik berkembang secara teratur," ungkap gubernur RBI.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.