Terus Diantisipasi, Bareskrim Belum Temukan Uang Peredaran Narkoba Untuk Kotestasi 2024

Selasa, 30 Mei 2023, 00:56 WIB

Jakarta - Terus diantisipasi. Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) dan jajaran melakukan pemetaan dan antisipasi dana-dana ilegal dari peredaran gelap narkoba mengalir dalam kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkotika Kombes Pol. Jayadi di Jakarta mengatakan dari hasil pemetaan sementara yang dilakukan belum ada indikasi tersebut ditemukan.

Ket. Foto: Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Kombes Pol. Jayadi. — Sumber: ANTARA/Laily Rahmawa

"Makanya saya bilang tadi untuk antisipasi lakukan pemetaan terhadap rencana kontestasi di 2024. (Hasilnya) belum ada," kata Jayadi.

Pemetaan dan antisipasi ini kata Jayadi dilakukan bukan kali ini saja, tapi pada pemilu-pemilu sebelumnya juga dilakukan. Upaya ini dilakukan, tidak hanya mengantisipasi aliran dana narkoba mengalir pada Pemilu 2024, termasuk juga para calon legislatif yang terlibat penyalahgunaan narkotika.

Jika ditemukan, kata dia, akan ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku. "Ya pasti diproses," katanya.

Jayadi meluruskan pemberitaan terkait indikasi aliran dana narkoba mengalir untuk kontestasi Pemilu 2024.

Perwira menengah Polri itu menuturkan, jajaran Direktorat Narkoba seluruh Indonesia melaksanakan rapat kerja teknis (Rakernis), salah satu tujuan utamanya adalah untuk mengantisipasi jangan sampai ada peredaran uang yang berasal dari narkotika kemudian digunakan untuk kontestasi di Pemilu 2024.

"Sekali lagi saya ulang kata-katanya ya, jangan sampai ada peredaran gelap narkotika uang-nya digunakan untuk kontestasi 2024 makanya rekan-rekan sekalian instruksi dari para jajaran ke bawah itu untuk mengantisipasi ya," tutur Jayadi.

Karena, kata Jayadi, di tahun 2023/2024 sudah mulai menghangat situasi politik untuk menuju Pemilu 2024. Maka dari itu, jajaran Direktorat Narkoba seluruh Indonesia melakukan upaya antisipasi jangan sampai kontestasi yang akan berlangsung sebentar lagi kemudian masuk dana-dana dari peredaran gelap narkotika.

"Ini sifatnya adalah pencegahan, sifatnya adalahwarningkepada seluruh Jajaran untuk mencegah itu," ujarnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.