- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pemimpin Sayap Kanan AS Di...
Pemimpin Sayap Kanan AS Dihukum 18 Tahun atas Kasus Kerusuhan Capitol
Jumat, 26 Mei 2023, 11:18 WIBWASHINGTON - Pendiri milisi sayap kanan Oath Keepers dijatuhi hukuman penjara 18 tahun pada Kamis (25/5) karena menghasut dalam serangan pada 2021 di Capitol AS, hukuman terberat yang diberikan selama serangan 6 Januari.
Dari 1.000 orang lebih yang didakwa atas serangan itu, Stewart Rhodes dipilih karena mengarahkan kelompok bersenjata lengkapnya untuk turun ke Washington dan menggunakan kekerasan untuk mencegah Joe Biden menjadi presiden.
"Konspirasi hasutan adalah salah satu kejahatan paling serius yang bisa dilakukan orang Amerika," kata Hakim Amit Mehta saat membacakan hukuman.
"Anda menghadirkan ancaman dan bahaya yang berkelanjutan bagi negara ini," kata Mehta kepada Rhodes, yang mengorganisir pendukung Donald Trump saat itu dalam serangan di Capitol.
"Kamu pintar, karismatik, dan menarik, dan terus terang itulah yang membuatmu berbahaya," kata Mehta. Hakim itu menolak klaim Rhodes (57) yang menyatakan bahwa dia adalah tahanan politik.
Hukuman itu kurang dari 25 tahun dari tuntutan pemerintah, meskipun Mehta menerima argumen bahwa rencana Oath Keepers untuk mencegah secara kasar Biden jadi presiden sama dengan terorisme.
Tepat sebelum hukuman, Rhodes, mengenakan penutup mata dan mengenakan pakaian penjara oranye, dengan tegas membela kelompoknya dan tindakan mereka mendukung Trump.
"Satu-satunya kejahatan saya adalah menentang mereka yang menghancurkan negara kita," katanya, membandingkan dirinya dengan pembangkang terkenal Soviet Aleksandr Solzhenitsyn.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Aturan Tak Tertulis Berpakaian Anggota Kabinet, Ternyata Trump Tidak Menyukai Sepatu Coklat
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump Sebut Kesepakatan dengan Iran Bisa Ditandatangani di Eropa Dalam Beberapa Hari ke Depan
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.