Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Baru Tiga Persen UMKM Miliki Legalitas Usaha di Kabupaten Bogor

📅 Kamis, 25 Mei 2023, 21:55 WIB | Oleh:
Baru Tiga Persen UMKM Miliki Legalitas Usaha di Kabupaten Bogor Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Salah satu produk UMKM asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengungkapkan baru sekitar tiga persen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memiliki legalitas usaha.

"Dari data BPS (Badan Pusat Statistik) ada hampir satu juta UMKM di Kabupaten Bogor, tapi berdasarkan fasilitasi pembinaan oleh kami yang legalitasnya sudah lengkap itu baru ada sekitar 32.000 UMKM," ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Asep Mulyana di Bogor, Kamis.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bogor tidak diam menghadapi kondisi tersebut. Pihaknya, terus berupaya melalui sosialisasi dan pembekalan untuk mendorong para pelaku UMKM agar bisa mendapatkan izin atau legalitas usaha.

Asep menyebutkan, selain sosialisasi, Pemerintah Kabupaten Bogor juga memberi kemudahan bagi pelaku usaha untuk mengurus legalitas usaha melalui penyediaan gerai-gerai Diskop-UMKM setiap kegiatan Saba Desa.

"Karena yang harus dimiliki para UMKM itu salah satunya NIB (nomor induk berusaha). Kami juga ingin UMKM ini terdaftar di desa, untuk itu saya menyarankan kepada masyarakat, agar mengurus surat keterangan usaha di desa," kata Asep.

Ia menekankan, bagi para pelaku UMKM yang ingin memiliki legalitas usaha di bidang kuliner, harus memiliki izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan juga mendapatkan sertifikat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Menurut dia, hal itu bertujuan agar produk-produk UMKM yang dipasarkan tersebut bisa lebih dipercaya konsumen.

"Legalitas makanan minuman ada PIRT ada halal BPOM secara umum ada merk. Saya ingin legalitas ini ditempuh oleh UMKM agar memasarkan lebih percaya diri," tuturnya.

Asep menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah menganggarkan Rp24 miliar pada tahun 2023 untuk melakukan pembinaan dan pelatihan pelaku UMKM.

"Anggaran itu kita fokuskan ke pelatihan dan pembinaan UMKM, mulai dari pembuatan produk hingga pemasaran," papar Asep.(KR-MFS)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
KM Mutiara Sentosa II Menga...

Pemerintah Evaluasi Operator KMP Mutiara Santosa II Usai Kebakaran

31 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemerintah Evaluasi Operato...

Ratusan korban selamat KMP Mutiara Santosa II Tiba di Surabaya

35 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

38 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

53 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Luar Negeri
Ceuta Spanyol Hadapi Gelomb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.