RI Dorong Reformasi Struktural Perdagangan Jasa dalam APEC
Rabu, 24 Mei 2023, 13:05 WIBJAKARTA - Indonesia mengajak ekonomi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) mengedepankan reformasi struktural dalam perdagangan jasa untuk meningkatkan kinerja perdagangan di tengah tantangan perekonomian global.
Hal itu disampaikan Direktur Perundingan Perdagangan Jasa, Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Basaria Tiara D Lumban Gaol dalam pertemuan APEC Services Competitiveness Roadmap Annual Dialogue 2023 yang dilaksanakan pada Jumat (19/5) di Detroit, Michigan, Amerika Serikat (AS).
"Kami mendukung rencana aksi yang telah diinisiasi oleh Ekonomi APEC melalui reformasi struktural serta kebijakan terkait upaya pemulihan ekonomi dunia. Khususnya, pada masa pascapandemi yang memerlukan peran aktif bersama dalam menggenjot kinerja perekonomian dunia," ujar Tiara melalui keterangan di Jakarta, Rabu (24/5).
Dalam paparannya, Tiara menyampaikan kebijakan-kebijakan yang telah dilakukan Indonesia dalam mendukung reformasi struktural bidang perdagangan jasa. Kebijakan ini menjadi dasar dalam memperkuat perdagangan jasa serta menjadi pilar bagi penguatan ekonomi secara keseluruhan.
Lebih lanjut, reformasi struktural yang dilakukan Indonesia dibangun secara menyeluruh di seluruh aspek dengan memperhatikan penyederhanaan regulasi serta peningkatan kapasitas institusi yang menangani perdagangan jasa.
"Hal ini diperlukan dalam rangka penguatan perdagangan jasa Indonesia, khususnya dalam mendukung rencana-rencana aksi yang telah disusun oleh Ekonomi APEC dengan tetap memperhatikan kepentingan masing-masing ekonomi APEC," kata Tiara.
Pengurusan Izin
Tiara menyampaikan, regulasi yang sebelumnya menghambat perdagangan dan investasi di Indonesia, telah disederhanakan. Penyederhanaan tersebut memungkinkan pengurusan izin usaha dapat diperoleh secara singkat tanpa mengurangi esensi kepentingan perizinannya.
Beberapa contoh yang diberikan antara lain adalah perizinan pada jasa konstruksi, jasa telekomunikasi, dan sistem keimigrasian. Selain membahas reformasi struktural, Indonesia juga menyampaikan pentingnya dukungan Ekonomi APEC terhadap mobilitasi profesional antar ekonomi.
Saat ini Indonesia tengah membahas Kesepakatan Saling Pengakuan (Mutual Recognition Arrangement/ MRA) terkait mobilitas tenaga kerja profesional di bidang perdagangan jasa, khususnya insinyur dengan Australia.
"Dukungan terhadap MRA tenaga profesional ini tentunya akan sangat bermanfaat, tidak hanya untuk profesi tertentu, tetapi seluruh tenaga kerja profesional di bidang perdagangan jasa," katanya.
Ekonomi APEC menekankan pentingnya kebutuhan data dan statistik di bidang perdagangan jasa untuk mendukung implementasi peta jalan melalui peningkatan kemampuan ekonomi APEC dalam mengumpulkan, menghitung, dan menampilkan data perdagangan jasa.
Sebelumnya, Indonesia telah mengadakan lokakarya (workshop) terkait hal data dan statistik perdagangan jasa implementasi peta jalan APEC pada Juni 2021 dan menyampaikan laporan pada Januari 2022.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo ke Korea Selatan Hadiri KTT APEC di Busan
-
Para Pemimpin APEC Adopsi Deklarasi Gyeongju, Dorong Perdagangan Inklusif di Asia Pasifik
-
Trump dan Xi Sepakat Redakan Perselisihan Tentang Tarif dan Tanah Jarang
-
Menteri LH Hentikan Operasi Perusahaan di DAS Batang Toru
-
Mobil Polisi Las Vegas Pakai Tesla Cybertruck, Anti-peluru dan Dilengkapi Senapan!
-
300 UMKM Raup Untung Rp8 Miliar Saat Pelaksanaan STQH di Kendari
-
Arus Mudik 2026 Naik Tajam, 10 Juta Penumpang Gunakan Transportasi Umum
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.