Thamrin Nine Akan Sediakan Pengisian Daya Mobil Listrik
Minggu, 14 Mei 2023, 20:58 WIBJAKARTA - Pemerintah terus mendorong kontribusi dari peran entitas bisnis dalam transformasi energi bersih di sektor transportasi. Transformasi dari kendaraan konvensional ke listrik perlu terus perlu dilakukan untuk menciptakan udara bersih yang menyehatkan dan ramah bagi lingkungan.
Menjawab tantangan tersebut, kawasan superblok Thamrin Nine yang berlokasi di Jakarta Pusat akan mengembangkan kawasan perkantoran berbasis transportasi bersih. Perusahaan tersebut bekerja sama dengan pengembang Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Utomo Charge Plus.
Komitmen ini dipertegas dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Presiden Direktur PT Wisma Kartika, Alvin Gozali, dengan Managing Director PT Utomo Charge Plus Indonesia, Anthony Utomo, serta National Project Manager of Entrev UNDP Project Management Unit, Eko Adji Buwono, di Jakarta Jumat (12/5).
Implementasi program Enhancing Readiness for The Transition to Electric Vehicles (Entrev) dari UNDP merupakan aksi kolaborasi antara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) dengan United Nation Development Program (UNDP). Aksi yang dilakukan berfokus pada pengurangan emisi gas rumah kaca di Indonesia melalui persiapan transisi ke kendaraan listrik dan mendemonstrasikan model bisnis inovatif di sektor transportasi.
Eko mengatakan, inisiatif kawasan Superblok Thamrin Nine dalam penyediaan infrastruktur SPKLU ini selaras dengan visinya sebagai transit oriented development (TOD) pertama yang memiliki gedung tertinggi di Indonesia bersertifikasi BCA Greenmark Platinum. Selain itu perusahaan ini sedang berupaya mengejar target gelar Green District untuk setiap gedung dalam superbloknya.
"Inisiatif ini diharapkan menjadi percontohan Superblok dengan komplek pengisian baterai kendaraan listrik terbesar di Indonesia, dan menjadi pendorong gedung-gedung lain untuk menyediakan SPKLU yang taat aturan sesuai perundangan yang berlaku, sehingga target SDGs yakni akses energi bersih dan terjangkau bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali," kata dia pada kesempatan tersebut.
Ia menambahkan Entrev menyambut baik kerjasama pengembangan sektor swasta untuk SPKLU di kawasan Superblok Thamrin Nine ini. Harapannya karena kawasan ini adalah superblok dengan komplek pengisian kendaraan listrik terbesar di Indonesia, juga memiliki izin sesuai dengan regulasi kelistrikan yang berlaku.
"Thamrin Nine bisa menjadi contoh pengembang swasta lain dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia yang berkembang pesat. Entrev akan siap membantu agar akselerasi program pemerintah melalui Kementerian ESDM, UNDP dan GEF dapat terimplementasi dengan baik" terang Eko.
Pengembangan SPKLU di kawasan Thamrin Nine melibatkan penyedia SPKLU dengan jaringan yang diklaim terbesar di Asia Tenggara. Utomo Charge+ sebagai pihak penyedia SPKLU berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam melengkapi infrastruktur transportasi bersih sehingga minat masyarakat beralih ke kendaraan listrik akan tinggi.
Teknologi yang akan dipakai di Kawasan Thamrin Nine adalah Aurora 11 KV sebanyak 6 unit tahap awal dan akan dikembangkan hingga 30SPKLU, serta Turbo 600 dengan teknologi fast charging mampu mengisi daya secara cepat mulai dari 20 menit saja. Saat ini, SPKLU Utomo Charge+ telah terpasang di berbagai lokasi di Surabaya, Jakarta, dan Bali.
"Selain keunggulan teknologi, pemilihan Utomo Charge+ ini juga terkait kelengkapan izin yang sudah mereka kantongi. Kami berkomitmen menghadirkan fasilitas SPKLU yang selain teknologinya canggih, ya harus lengkap dokumen perizinannya, sehingga masyarakat aman dan nyaman menggunakan fasilitas ini", jelas Alvin sebagai perwakilan Kawasan Thamrin Nine yang hadir.
Anthony memastikan bahwa SPKLU Utomo Charge+ akan terus mendukung entitas bisnis yang ingin memulai perjalanan energi hijaunya, terutama dari sektor transportasi kendaraan listrik. Sebagai pengembang stasiun pengisian daya (charging stations) listrik terbesar di Asia Tenggara ia bangga menjadi bagian dari Net Zero Journey Komplek Superblok Thamrin Nine.
"Hal ini membuktikan bahwa kesiapan superblok seperti Thamrin Nine tidak hanya memberikan kenyamanan ke pengguna dan tenantnya tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi sektor swasta untuk perkuatan ekosistem kendaraan listrik menyongsong insentif yang baru dikeluarkan pemerintah untuk akselerasi mobilitas bersih di Indonesia" ujar Anthony yang juga Wakil Ketua Komite Tetap Bidang Kebijakan dan Regulasi ESDM KADIN Indonesia.
Sejalan dengan keketuaan Indonesia di ASEAN tahun ini, Charge+ akan fokus untuk mengembangan intekoneksitas bersih di ASEAN. Salah satunya melalui peluncuran inisiasi jaringan greenbelt highway charging stations bulan ini sepanjang 5.000 km dari Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia, dan Singapura.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Polres Metro Tangerang Kota Tingkatkan Patroli Rumah Kosong Selama Masa Mudik Lebaran 2026
-
BREAKING NEWS: Bayern Muenchen Depak Raphael Guerreiro Akhir Musim Ini
-
Mobil Listrik Tiba-Tiba Mati di Rel Kereta? Ini Penjelasan Pakar ITB
-
Ferrari Perkenalkan Mobil Listrik Pertama, Luce, Segini Harganya!
-
Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Jakarta dengan Tarif Rp1
-
Mobil Listrik Ditinggal Lama? Pakar ITB Sarankan Lepas Terminal Aki dan Jaga Baterai 40–60 Persen
-
Penggantian Baterai Mobil Listrik, Simak Mekanisme dan Perkiraan Biayanya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.