Pantai Batam Tercemar, 10 Karung Limbah Minyak Hitam Kembali Ditemukan

Minggu, 07 Mei 2023, 09:36 WIB

BATAM - Sepuluh karung limbah minyak hitam kembali ditemukan di pantai Kampung Melayu Kota Batam pada Jumat (5/5) setelah sebelumnya terjadi pencemaran serupa pada Rabu (3/5).

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Kota Batam menjelaskan pihaknya sedang mengadakan penyelidikan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mencari fakta sumber limbah minyak hitam tersebut.

Ket. Foto: Tangkapan layar - Pantai kampung Melayu Kota Batam, Kepulauan Riau kembali tercemar limbah minyak hitam setelah beberapa hari sebelumnya jua terjadi hal serupa. — Sumber: Antara TV

Dugaan sementara 10 karung limbah minyak hitam ini berasal dari sumber yang sama dengan kejadian sebelumnya yang sengaja dibuang di tengah laut. Dampak pencemaran dirasakan langsung oleh pelaku wisata dan nelayan.

Sementara upaya pembersihan pantai terus dilakukan dengan dibantu masyarakat sekitar.

"Sejauh ini DLH Kota Batam dan juga pihak terkait lainnya untuk sementara ini akan dilakukan sweeping sisa-sisa dari oli yang tertumpah di sepanjang pantai Melayu ini," kata Fikri Aunillah, Lurah Kampung Melayu Kota Batam.

Untuk membersihkan sisa-sisa tumpah minyak yang melekat dengan pasir pantai membutuhkan waktu berbulan-bulan. Jika dibiarkan akan semakin banyak biota laut yang mati akibat limbah minyak tersebut.

"Ini bukan kita saja yang terdampak, nelayan juga. Mungkin kehidupan nelayan beberapa bulan ke depan, mungkin ikan juga sudah susah (didapat). Mungkin bioplankton bakal mati di daerah sini kan. Terumbu karang pun tercemar," kata Lubis, pelaku wisata.

Sejak kejadian pada Rabu 3 Mei hingga Sabtu 6 Mei wisata di sekitar pantai sudah sepi karena kotor dan bau limbah yang menyengat. Nelayan juga sibuk membersihkan sisa-sisa minyak yang melekat di badan perahu, dan terpaksa tidak mencari ikan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.