Kredit Perbankan Tumbuh 9,93 Persen
Sabtu, 06 Mei 2023, 05:54 WIBJAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit perbankan pada Maret 2023 tumbuh 9,93 persen dibandingkan periode sama tahun lalu atau secara year on year (yoy) menjadi 6.445,5 triliun rupiah.
"Pertumbuhan ditopang oleh kredit investasi yang tumbuh sebesar 11,40 persen (yoy) sementara kredit modal kerja dan konsumsi masing-masing tumbuh sebesar 9,52 persen dan 9,20 persen," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae dalam konferensi pers bulanan yang dipantau virtual di Jakarta, Jumat (5/5).
Dian menuturkan, dibandingkan bulan sebelumnya atau secara month to month (mtm), kredit perbankan tumbuh 1,10 persen menjadi 70,14 triliun rupiah. Sementara itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Maret 2023 tercatat melandai dengan tumbuh 7 persen (yoy) menjadi 8.005,6 triliun rupiah, utamanya didorong oleh penurunan pada giro.
Likuiditas industri perbankan pada Maret 2023 berada dalam level yang memadai dengan rasio-rasio likuiditas terjaga. Rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid/DPK (AL/DPK) masing-masing tercatat sebesar 128,8 persen dan 28,91 persen, jauh di atas ambang batas ketentuan masing-masing sebesar 50 persen dan 10 persen.
Selain itu, risiko kredit melanjutkan penurunan dengan rasio NPL net perbankan 0,72 persen dan NPL gross sebesar 2,49 persen.
Di sisi lain, kredit restrukturisasi Covid-19 kembali mencatatkan penurunan sebesar 22,28 triliun rupiah menjadi 405,42 triliun rupiah. Risiko pasar juga menurun ditinjau dari Posisi Devisa Neto (PDN) yang tercatat 1,44 persen, jauh di bawah threshold 20 persen.
Sejalan RBB
Di sisi profitabilitas secara umum, peningkatan laba bank triwulan I-2023 masih sejalan dengan proyeksi rencana bisnis bank (RBB) 2023 yang terutama didorong oleh pertumbuhan kredit dan fee based income serta perbaikan kinerja surat berharga.
"Selain itu, pertumbuhan ini juga seiring dengan ekspektasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai sekitar 5 persen," ujar Dian.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ekonom: Industri Game Indonesia Berpotensi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
-
Jepang Gelontorkan US$3 Miliar dari Dana Cadangan untuk Subsidi Tagihan Energi
-
Survei Ipsos: Keamanan Jadi Faktor Utama Masyarakat Memilih Bank Digital
-
Parade sepeda di Candi Sewu
-
Pemerintah Diminta Perluas Kredit Produktif
-
PT Jasamarga Transjawa Tol Siagakan Layanan Antisipasi Lonjakan Mobilitas Libur Idul Adha
-
IHSG Rawan Koreksi Lanjutan, 22 Mei 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.