Kegiatan Nasional dan Internasional Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Jumat, 05 Mei 2023, 16:15 WIBJAKARTA - Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Edy Mahmud menyebutkan penyelenggaraan kegiatan atau acara berskala nasional maupun internasional di tanah air berdampak cukup signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2023.
"Kegiatan nasional maupun internasional semacam acara hiburan, olahraga, dan pemerintahan berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) melalui beberapa lapangan usaha," ujar Edy dalam Pengumuman Rilis Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2023 di Jakarta, Jumat.
Lapangan usaha tersebut yakni di sektor transportasi (penyelenggara acara/event organizerdan agen perjalanan), penyediaan akomodasi dan makan minum, serta jasa lainnya (hiburan dan musik).
Ia menyebutkan sektor transportasi dan pergudangan mampu tumbuh 15,93 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) pada triwulan I-2023 dengan distribusi terhadap PDB sebesar 5,56 persen dan merupakan 0,64 persen sumber pertumbuhan ekonomi.
Kemudian, sektor akomodasi dan makan minum tumbuh 11,55 persen (yoy) dengan distribusi terhadap PDB sebesar 2,46 persen. Sektor jasa lainnya mampu tumbuh 8,9 persen (yoy) dengan distribusi 1,91 persen.
Edy menuturkan ketiga sektor ini turut menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi pada triwulan pertama tahun ini, yang menyebabkan ekonomi Indonesia tumbuh stabil di tengah perlambatan perekonomian global dan menurunnya harga komoditas produk utama ekspor.
"Kalau diperhatikan, sejak kuartal keempat tahun 2021 ekonomi Indonesia selalu tumbuh stabil pada level 5 persen ke atas jika dilihat secara tahunan," tuturnya.
Dia memerinci, pada triwulan IV-2021 perekonomian tumbuh 5,03 persen (yoy), pada triwulan I-2022 sebesar 5,02 persen (yoy), kuartal II-2022 sebesar 5,46 persen (yoy), kuartal III-2022 sebesar 5,73 persen (yoy), triwulan IV-2022 sebesar 5,01 persen (yoy), serta triwulan I-2023 sebesar 5,03 persen (yoy).
Namun demikian jika dilihat secara kuartalan (quarter-to-quarter/qtq), ekonomi Indonesia pada triwulan I-2023 terkontraksi sebesar 0,92 persen mengikuti pola musiman tahun-tahun sebelumnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
AMSI: Media Kini Hadapi Tantangan Perubahan Perilaku Masyarakat dan AI
-
Estetika Regeneratif dan Skin Longevity Jadi Fokus Bmderma
-
Lorong Bangkai KM Virgo Transport 8 Banyak Tertutup, Penyelam Hadapi Akses Terbatas
-
Kembangkan Wisata Halal Indonesia, Standar Layanan Harus Diperkuat
-
Popularitas Premier League Meningkat 20 Persen di Kalangan Anak Muda Amerika Serikat
-
Penerbangan Internasional Bertambah, Karantina Sumbar Perketat Pengawasan di BIM.
-
UEFA Bagikan 560 Miliar Rupiah kepada Klub yang Lepas Pemain ke Nations League
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.