Dukung Perkembangan Ekosistem Bioteknologi Pfizer Undang Tiga Dosen Kunjungi Pabrik di Belgia
Selasa, 02 Mei 2023, 20:24 WIBJAKARTA - Tiga dosen terpilih yang berpartisipasi dalam program pengembangan kapasitas HigherHeight - Pfizer Biotech Fellowship 2022 diundang oleh Pfizer ke Belgia. Mereka diajak mengunjungi Fasilitas Manufaktur Pfizer dalam rangka peningkatan pengetahuan bioteknologi kesehatan, serta mempelajari lebih lanjut tentang praktik produksi Pfizer dan rantai pasokan global.
HigherHeight - Pfizer Biotech Fellowship merupakan sebuah program yang bertujuan untuk mengakselerasi transformasi talenta kesehatan nasional melalui pelatihan dan penguatan kapasitas bagi pendidik dan mahasiswa bioteknologi kesehatan di Indonesia. Tahun lalu, program ini mengangkat tema Turbocharging Indonesia's Medical Biotech Education yang berfokus pada penguatan kapasitas dosen dan peneliti bioteknologi kesehatan dari 16 universitas peserta.
Pabrik Pfizer di Puurs adalah salah satu lokasi produksi dan pengemasan terbesar di antara jaringan pasokan global Pfizer, yang berfokus pada produksi dan pengemasan aseptik. Fasilitas Pfizer Puurs mencakup lebih dari 100.000 meter persegi, dan memproduksi lebih dari 400 juta dosis obat suntik dan vaksin setiap tahun - tidak termasuk volume vaksin Covid-19.
Fisiologi produk berkisar dari larutan steril, hingga suspensi steril, gel steril, dan produk kering beku, semuanya dikemas di lokasi dalam vial, ampul, jarum suntik, botol plastik, kartrid, atau pena. Sejak pandemi, Pfizer Puurs telah menjadi bagian utama dari upaya respons COVID-19 oleh Pfizer secara global, karena telah memasok beberapa miliar dosis vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech ke 175 negara di seluruh dunia.
Dalam kunjungan tersebut, para dosen disambut oleh Direktur Produksi Aseptik dari Fasilitas Manufaktur Pfizer di Puurs, Yannick Ancaer, serta tim Pfizer lainnya. "Selama di Puurs, para dosen akan melihat fasilitas pabrik dan juga akan terlibat dalam beberapa diskusi, termasuk terkait perlindungan kekayaan intelektual dalam dunia penelitian dan pengembangan ilmiah," kata Presiden Direktur Pfizer Indonesia, Nora T. Siagian, melalui keterangan tertulis Kamis (27/4).
Tiga dosen dan peneliti yang mengikuti kunjungan adalah Dr. Listya Utami Karmawan (Ketua Ikatan Program Studi Bioteknologi Indonesia (IPSBI) sekaligus Dosen dan Kepala Program Bioteknologi Universitas Katolik Atma Jaya Indonesia), Dra. Dwi Listyorini, M.Si, D.Sc. (Dosen Program Studi Bioteknologi Universitas Negeri Malang) dan Dr. Ir. Irvan Faizal, M.Eng (Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi dan Nasional (BRIN) sekaligus Dosen Bioteknologi Universitas Katolik Atma Jaya Indonesia).
Dr. Listya Utami Karmawan meyakini bahwa program ini akan memberi dampak terhadap perkembangan bioteknologi di Indonesia. Mengingat tenaga pengajar dan peneliti merupakan ujung tombak dalam mencetak generasi penerus yang unggul.
"Kkami sangat mengapresiasi kesempatan untuk mengunjungi pabrik bioteknologi Pfizer di Puurs, Belgia sebagai program yang membuka wawasan, khususnya untuk pengembangan kurikulum yang berkaitan dengan bioteknologi kesehatan di Indonesia," ucapnya.
Senada dengan pernyataan tersebut, Dra. Dwi Listyorini, M.Si, D.Sc. juga berpendapat, ia melihat HigherHeight - Pfizer Biotech Fellowship sebagai platform untuk kolaborasi industri dengan universitas. Hal ini dapat dapat mendorong dan menginspirasi penelitian, pengembangan, penilaian dan implementasi transformatif, serta inovasi, serta untuk pengembangan lebih lanjut kurikulum Bioteknologi.
Dr. Ir. Irvan Faizal, M.Eng mengutarakan, kunjungan ke pabrik bioteknologi Pfizer ini telah menginspirasi kami untuk melipatgandakan upaya kami dalam menyempurnakan dan meningkatkan kualitas pendidikan sumber daya manusia Indonesia di sektor bioteknologi, dan memanfaatkan teknologi untuk mengkatalisis inovasi transformatif yang dapat memajukan kesehatan masyarakat.
Nora menambahkan pihaknya berharap kunjungan ini dapat menjadi ajang bertukar pengetahuan antara pendidik dan para pakar yang dapat menginspirasi para dosen untuk lebih memajukan pendidikan bioteknologi kesehatan di Indonesia.
"Dalam program penguatan kapasitas tahun lalu, peneliti dan dosen telah menerima pelatihan dan kesempatan bertukar pikiran dalam berbagai macam topik, mulai dari advanced genomics, real-world data hingga rantai pasok vaksin dengan lembaga riset dan industri bioteknologi kesehatan tingkat dunia," ujar dia.
HigherHeight - Pfizer Fellowship pertama kali diselenggarakan Pfizer Indonesia pada 2021 dan telah diikuti oleh 125 mahasiswa serta tenaga pengajar yang berasal dari 11 universitas dengan program bioteknologi di Indonesia. Pada 2022, program difokuskan pada training of trainers untuk pendidik, dan diikuti oleh 30 peneliti dan dosen dari 16 perguruan tinggi.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Wisata Malino Terhambat Akses, DPR Minta Infrastruktur Segera Dipercepat
-
Dikenal Khasnya Korea, Ginseng dan Taekwondo Ternyata Belum Dapat Status Warisan Budaya Takbenda UNESCO
-
Pemerintah Jamin Cadangan Solar Aman di tengah Ketegangan Global
-
Bukan Sekadar Konsolidasi, Wamen UMKM Klaim Holding Perkuat Produk UMKM
-
BTS Dominasi Billboard lewat Album “Arirang” dan Lagu “Swim”
-
Polisi Mesti Hentikan Kendaraan Melawan Arus di Jalan Raya Bekasi
-
Lalin Arah Jakarta di Tiga GT Tol Jabodetabek Meningkat H+3 Natal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.