Kapendam Cenderawasih Tegaskan Tetap Utamakan Keselamatan Pilot Susi Air
Kamis, 27 Apr 2023, 09:46 WIBJAYAPURA - Kapendam Cenderawasih Kol Kav Herman Taryaman membantah TNI-Polri telah melakukan pengeboman di wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) telah menyebarkan isu di media sosial (medsos) dan media online dengan memfitnah TNI-Polri telah melakukan pengeboman di Nduga.
"Tidak benar bila TNI-Polri melakukan pengeboman di Nduga karena itu hoaks atau bohong," kata Kol Kav Herman Taryaman, Rabu (26/4).
Kapendam XVII Cenderawasih dalam keterangannya menegaskan, tidak mungkin TNI-Polri melakukan pengeboman karena keselamatan pilot Susi Air Philips Marks Mehrtens dan masyarakat adalah yang utama.
TNI-Polri bekerja secara profesional dan terukur, kata Herman seraya mengaku KKB saat ini sedang memainkan narasi bahwa korban ada di pihak mereka (playing victim) padahal kenyatannya KKB yang melakukan pembunuhan terhadap masyarakat, tukang ojek, tenaga kesehatan, pekerja bangunan bahkan menyerang aparat keamanan yang sedang melakukan pencarian dan penyelamatan pilot Susi Air Capt Philip Marks Mehtrens.
KKB diharapkan dapat segera melepas Philips Marks Mehrten sehingga tidak ada operasi di wilayah Nduga dan masyarakat dapat melakukan kegiatannya kembali seperti sedia kala.
"Mohon doa dan dukungannya proses pencarian dan penyelamatan Pilot Susi Air dapat berjalan dengan aman," harap dia.
Pilot Asal Selandia Baru Phillip Mark Marten ditawan KKB pimpinan Egianus Kogoya sejak tanggal 7 Pebruari 2023 sesaat setelah mendaratkan pesawatnya di lapangan terbang Paro.
- Papua
- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)
- Kodam Cendrawasih
- Pilot Susi Air
- Kabupaten Jayapura
- Kabupaten Nduga
- Penyanderaan
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Polisi Tangkap Pelaku Pengancaman Bersenjata Tajam di Bogor
-
Efisiensi Rp3 Triliun, Badan Gizi Nasional Setop Makan Bergizi Gratis di Hari Libur
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Senin 20 Juli 2026: Waspada Hujan Ringan di Malam Hari
-
Pasokan Listrik Batam Bertambah 300 MW, Perkuat Iklim Investasi di Kepri.
-
50 Hektare Sawah Terdampak Banjir di Asahan
-
Tiongkok Luncurkan Satelit Baru demi Kebut Penyiaran dan Internet
-
Merajut Mimpi dari Kain Tradisi, Batik Besurek Kini Dikenal di Pasar Internasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.