Tank Tercanggih Rusia T-14 Armata Unjuk Debut di Ukraina

Rabu, 26 Apr 2023, 00:02 WIB

MOSKOW - Rusia pada Selasa (25/4) dilaporkan telah mulai menurunkan tank tempur terbaru, T-14 Armata dalam medan tempur di Ukraina. Tetapi kantor berita negara Russian Agency of International Information (RIA Novosti) menyebutkan, alutsista canggih tersebut belum berpartisipasi dalam operasi penyerangan langsung.

"Tank-tank tersebut telah dilengkapi dengan perlindungan ekstra di setiap sisi, dan kru telah menjalani koordinasi tempur di tempat pelatihan di Ukraina," kata RIA mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang dekat dengan masalah tersebut.

Ket. Foto: Disebut memiliki menara tak berawak, dan awaknya dapat mengontrol persenjataan dari jarak jauh, tetapi intel Barat mengatakan T-14 mengalami sejumlah kendala. — Sumber: Istimewa

Dilansir oleh Al Jazeera, Tank T-14 memiliki menara tak berawak, dan krunya dapat mengontrol persenjataan dari kapsul lapis baja terisolasi yang terletak di bagian depan lambung.

"Tank-tank tersebut memiliki kecepatan maksimum di jalan raya 80 kilometer per jam," kata RIA.

Pada Januari, intelijen militer Inggris melaporkan pasukan Rusia di Ukraina enggan menerima tahap pertama tank tersebut karena "kondisi buruk".

Menurutnya, setiap penyebaran T-14 kemungkinan akan menjadi "keputusan berisiko tinggi" bagi Rusia dan diambil terutama untuk tujuan propaganda.

"Produksi mungkin hanya dalam jumlah kecil sementara komandan tidak mungkin mempercayai kendaraan tersebut dalam pertempuran," kata militer Inggris.

"Sebelas tahun dalam pengembangan, program ini mengalami penundaan, pengurangan ukuran armada yang direncanakan, dan laporan masalah manufaktur," ungkapnya.

Menurut laporan media Rusia, T-14 pertama kali diluncurkan pada tahun 2015. Kremlin memerintahkan produksi 2.300 tank pada tahun 2020, tetapi kemudian diperpanjang hingga tahun 2025.

Sementara itu, negara-negara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) telah mengirim lusinan tank tempur canggih ke Ukraina, sebuah langkah yang digambarkan Rusia sebagai eskalasi konflik yang berbahaya.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.