Warga yang Mau Pulang Kampung Wajib Memahami Ini, Dokter Imbau Pemudik Hindari Bergadang Sebelum Perjalanan

Jumat, 21 Apr 2023, 06:02 WIB

Depok - Warga yang mau pulang kampung wajib memahami ini. Dokter spesialispenyakit dalam atau internis dr. Aru Ariadno Sp.PD???-KGEH, FINASIMmengimbau para pemudik menghindari bergadangsebelum melakukan perjalanan.

"Pertama, melihat kondisi tubuh apalagi sebagai pengendara yang membutuhkan konsentrasi baik," kata Aru melalui pesan singkat kepada ANTARA, Kamis (20/4) malam.

Aru, yang menyelesaikan pendidikan dokter spesialis penyakit dalam di Universitas Gadjah Mada, mengingatkan pemudik bahwa istirahat yang cukup adalah penting untuk dilakukan sebelum berangkat ke kampung halaman. Oleh karena itu, pemudik perlu memperhatikanjam tidur sebelum bepergian dan hindari bergadang semalaman.

Pemudik diminta tidakmemaksakan diri untuk melakukan perjalanan bila merasa badan lelah atau mengantuk, sebaiknya berhentilalu beristirahat jika kondisi badan sudah menunjukkan tanda-tanda letih.???????

Selain persiapan fisik, Aru menilai mempersiapkan camilan atau makanan ringan juga perlu diperhatikan para pemudik. Camilan dapat mengantisipasi rasa lapar saat di perjalanan, terutama jika perjalanan yang ditempuh cukup jauh dan macet.

Memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi sebelum dan saat perjalanan mudik juga tidak kalah penting. Aru melarang pemudik mengonsumsi alkohol dan obat-obatan yang mengandung zat yang bisa menyebabkan kantuk supaya pemudik, terutama yang berkendara, tidak mengantuk dan tetap fokus.

Selain itu, usahakan tidak terlalu kenyang karena kekenyangan dapat menyebabkan kantuk.

Aru menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang berserat sebelum berangkat mudik. Pemudik juga perlu membawa air putih secukupnya untuk rehidrasi tubuh saat berkendara dan makanan yang bersih serta bergizi supaya terhindar dari penyakit selama perjalanan mudik.

"Makan dan minum yang sesuai selama perjalanan. Usahakan tinggi seratsehingga mengurangi rasa lapar lebih cepat," ujarAru.

Terakhir, pemudik perlu menyiapkan rute jalan terbaik supaya bisa mengantisipasi kemacetan di beberapa titik dan menyesuaikan jam berangkat sesuai dengan kondisi jalan. Aru kembali menekankan untuk segera beristirahat ketika tubuh merasa letih.

"Bila perlu disiapkan pengendara cadangan," kata Aru menutup percakapan.

Ket. Foto: Pemudik asal Bekasi menyantap hidangan bekal berbuka puasa di dalam mobil depan rest area KM 429A Ungaran yang padat, Tol Semarang-Solo, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (20/4/2023). Sejumlah pemudik mengaku membawa perbekalan buka puasa sebagai upaya menghemat biaya perjalanan mudik serta untuk menghindari antrean pesanan tempat makan di rest area. — Sumber: ANTARA/AJI STYAWAN

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.