Panglima TNI: TNI Harus Selalu Hadir Mengatasi Kesulitan Masyarakat
Selasa, 18 Apr 2023, 00:55 WIBJAKARTA - Menyikapi beragam kondisi dan tantangan yang dihadapi bangsa, TNI sebagai alat utama pertahanan negara harus mampu terus beradaptasi guna menjalankan fungsinya sebagai penangkal, penindak, dan pemulih terhadap setiap bentuk ancaman. TNI harus selalu hadir di tengah masyarakat guna membantu dan mengatasi kesulitan yang ada.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dalam sambutannya tertulis yang dibacakan Wadanjen Akademi TNI Marsda TNI I Wayan Sulaba di hadapan peserta upacara bendera yang diikuti seluruh Prajurit dan PNS Mabes TNI, di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (17/4).
Menurut siaran persnya, Panglima TNI menjelasakan setelah pandemi Covid-19 mulai mereda, dunia global saat ini dihadapkan dengan potensi ancaman krisis ekonomi, krisis finansial, dan krisis energi. Selain itu, perang berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina dan ketegangan di beberapa kawasan di dunia menyebabkan kondisi geopolitik semakin memanas dan memunculkan ketidakpastian.
Sedangkan dalam negeri sendiri, situasi dan kondisi keamanan saat ini relatif kondusif. Demikian juga dengan kondisi ekonomi dan inflasi juga relatif terkendali dan lebih baik dibandingkan dengan kondisi negara-negara lain di dunia, "Namun kita masih memiliki beberapa pekerjaan rumah seperti gangguan keamanan dan kekerasan di Papua yang masih berlangsung, ancaman teror dan radikalisme, kondisi politik yang mulai memanas menjelang pemilihan umum serentak 2024, dan potensi gangguan keamanan saat arus mudik Idul Fitri 1444 Hijriah,"ucap Panglima TNI.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI memberikan penekanan kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI sebagai pedoman dalam berdinas dan bertugas, agar TNI mampu lebih berperan sekaligus menjaga posisi sebagai lembaga teratas yang paling dipercaya publik yaitu, asah dan pelihara terus naluri tempur, rebut hati rakyat melalui kegiatan sosial yang secara nyata akan membantu kesulitan masyarakat, jaga sinergisitas dengan aparat Pemerintah, Polri serta Kementerian dan Lembaga lainnya dalam pelaksanaan tugas keseharian.
Selanjutnya, hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik TNI, "Saya perintahkan agar para prajurit TNI menjadi pribadi yang taat hukum dan menjauhi hal-hal negatif seperti narkoba, minuman keras, judi online, pinjaman online ilegal, kekerasan dalam rumah tangga, dan pelanggaran lainnya," tegas Panglima TNI.
Mengakhiri sambutannya, Panglima TNI mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi, profesionalisme, dan loyalitas yang telah ditunjukkan.
"Kalian telah menjaga seluruh jengkal tanah air tanpa mengenal lelah dan tetap semangat meski beberapa dari kalian bertugas jauh dari keluarga," pungkas Laksamana TNI Yudo Margono.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Neymar Perpanjang Kontrak di Santos hingga 2026, Bidik Kembali ke Piala Dunia
-
Samsung Galaxy S26 Series Meluncur: Cek Spesifikasi dan Fitur Unggulan
-
Selat Hormuz Lumpuh Total, Arus Minyak Global Terganggu
-
Menlu ASEAN Bertemu di Kuala Lumpur, Bahas Konflik Thailand-Kamboja yang Makin Meningkat
-
Kemlu RI Pulangkan 96 WNI dari Arab Saudi, Mayoritas Perempuan
-
Polres Malang Siagakan Tim Urai untuk Cegah Kepadatan Arus Lalu Lintas saat Puncak Arus Mudik
-
Jakarta Gelar Christmas Carol Colossal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.