Kelancaran Pasokan Kendalikan Inflasi Musiman

Selasa, 18 Apr 2023, 08:30 WIB

JAKARTA - Pemerintah harus menjamin kelancaran pasokan untuk mengendalikan inflasi tinggi selama Lebaran. Kendatipun akselerasi belanja jelang Idul Fitri meningkat, namun selama pasokan barang tak terganggu, inflasi bakal terkendali.

Hal itu ditegaskan oleh Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah, merespons adanya kekhawatiran lonjakan inflasi seiring dengan meningkatnya intensitas belanja masyarakat.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

"Kenaikan inflasi menjelang Lebaran itu fenomena umum yang tidak perlu dikhawatirkan sepanjang kenaikan inflasinya tidak terlalu besar. Kenaikan inflasi terjadi baik oleh kenaikan demand yang diindikasikan oleh kenaikan belanja atau konsumsi masyarakat, dan juga oleh hambatan supply serta ekspektasi inflasi," ungkapnya pada Koran Jakarta, Senin (17/4).

Secara sektoral, lanjutnya, inflasi menjelang Lebaran terutama terjadi di sektor makanan dan transportasi. "Kenaikan inflasi terkendali karena demand tidak akan sangat besar selama pemerintah bisa memastikan tidak terjadi hambatan atau kekurangan supply yang kemudian mendorong terjadinya ekspektasi inflasi yang berlebihan," paparnya.

Karena itu, pemerintah perlu memastikan terjaganya pasokan dan melakukan operasi pasar guna mengurangi permainan harga oleh pedagang.

Seperti diketahui, Survei Mandiri Institute mengindikasikan belanja masyarakat terakselerasi seiring dimulainya Ramadan pada akhir Maret 2023, yang ditunjukkan oleh Mandiri Spending Index (MSI). Indeks nilai belanja Maret 2023 mencapai 136,4, tertinggi sejak Januari 2023.

"Penghapusan pembatasan mobilitas masyarakat (PPKM) sejak awal tahun mendorong meningkatnya aktivitas masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi," kata Head of Mandiri Institute, Teguh Yudo Wicaksono, pekan lalu.

Dia menjelaskan tren kenaikan belanja berlangsung sejak akhir Februari 2023 di seluruh wilayah. Sepanjang Januari-Maret 2023, kenaikan nilai belanja terlihat di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Jawa, serta Kalimantan.

Menjelang Ramadan tahun ini, Survei Mandiri Institute mencatat tingkat belanja rata-rata tumbuh 4 persen dibanding periode sama tahun lalu atau year-on-year (yoy). Namun, seiring dengan perkiraan aktivitas mudik akan lebih masif di tahun ini, belanja masyarakat diperkirakan meningkat signifikan menjelang Lebaran.

Survei ini pun memproyeksikan belanja selama Ramadan dan Lebaran akan mendorong penguatan konsumsi rumah tangga, baik pada triwulan I-2023 maupun triwulan II- 2023. Kendati demikian, volume belanja cenderung terhadang kenaikan inflasi pada awal triwulan I-2023 meski terdapat peningkatan nilai belanja.

Langkah Mitigasi

Terkait inflasi ini, Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus melakukan berbagai langkah aksi pengendalian inflasi pangan menjelang Hari Besar dan Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri, di antaranya dengan melakukan penyaluran bantuan pangan, kegiatan pasar murah, dan Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP).

Hal tersebut disampaikan Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, dalam "Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Kementerian Dalam Negeri", Senin, (17/4), di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta. Menurutnya, dalam rangka pengendalian inflasi, khususnya inflasi di sektor pangan, pada April ini Bapanas telah melakukan sejumlah langkah mitigasi baik yang bersifat rutin maupun program yang baru diluncurkan seperti penyaluran bantuan pangan.

"Pada April ini bersama Bapak Presiden kita telah launching penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk bantuan pangan beras. Melalui program ini, Perum Bulog ditugaskan untuk menyalurkan bantuan beras kepada 21,353 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), di mana masing-masing KPM akan mendapatkan 10 kg beras sebanyak 3 kali selama 3 bulan, yaitu Maret, April, Mei," jelasnya dalam rapat koordinasi rutin tersebut.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.