Tren Menabung Masyarakat Meningkat

Selasa, 11 Apr 2023, 08:23 WIB

JAKARTA - Hasil survein perusahaan penyedia jaringan pembayaran digital, Visa menunjukkan 8 dari 10 orang Indonesia menabung lebih banyak untuk masa depan sebagai imbas pandemi Covid-19.

"Generasi muda khususnya, ingin lebih siap menghadapi tantangan keuangan yang tidak terduga dengan meningkatkan tabungan mereka," kata Presiden Direktur Visa Indonesia Riko Abdurrahman dalam media briefing di Jakarta, Senin (10/4).

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Tren ini dapat dilihat dari perilaku menabung di keluarga dimana 52 persen dari total 1.000 responden menyatakan bahwa mereka telah memutuskan untuk meningkatkan jumlah tabungan mereka.

Adapun survei ini dilakukan oleh Visa Indonesia dengan melibatkan 1.000 responden pria dan wanita yang berusia 18-65 tahun, bekerja, berpendapatan minimal 3 juta rupiah per bulan, dan berdomisili di Jakarta, Medan, Bandung, Palembang, Tangerang, Makassar, dan Semarang.

"Perilaku ini bahkan lebih menonjol di kalangan masyarakat affluent dengan 65 persen dari mereka mengatakan meningkatkan tabungan, begitu pula sebanyak 60 persen dari Gen Y dan 53 persen," katanya.

Pada saat yang sama, pandemi Covid-19 juga mempercepat digitalisasi, termasuk dalam transaksi pembayaran.

"Masyarakat kini semakin beradaptasi dengan berbagai cara baru dalam bekerja, berbelanja, dan bersosialisasi. Banyak dari mereka yang beralih ke metode pembayaran digital, sehingga kesadaran akan manfaat transaksi nontunai semakin meningkat," katanya.

Sebelumnya, sebanyak 67 persen dari 1000 masyarakat Indonesia peserta survei mengatakan telah bersiap meninggalkan uang tunai.

Sebanyak 78 persen Gen Z yang disurvei mengatakan telah pernah mencoba menggunakan pembayaran digital begitu pula 74 persen Gen Y dan 73 persen kalangan affluent.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.