Perkuat Ketahanan Pangan, Santri Dukung Ganjar Banten Gelar Pelatihan Santri Tani Milenial

Selasa, 11 Apr 2023, 17:35 WIB

Banten - Dalam rangka mendukung upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan, sukarelawan Santri Dukung Ganjar Banten mengadakan Pelatihan Santri Tani Milenial pada Selasa (11/4/2023).

Pelatihan yang diadakan di Pondok Pesantren Mabdail Falah, Kampung Kadu Biuk, Desa Panyirapan, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang tersebut diikuti santriwan dan santriwati dari sepuluh pondok pesantren se-Kabupaten Serang, Banten.

Ket. Foto: Sukarelawan Santri Dukung Ganjar Banten mengadakan Pelatihan Santri Tani Milenial di Pondok Pesantren Mabdail Falah, Kampung Kadu Biuk, Desa Panyirapan, Baros, Serang, Selasa (11/4/2023). Pelatihan tersebut diikuti santriwan dan santriwati dari sepuluh pondok pesantren se-Kabupaten Serang, Banten, ini sebagai upaya mereka untuk menguatkan ketahanan pangan, sekaligus memberikan pembelajaran dan pengalaman mengolah tanaman kepada para santri. — Sumber: Istimewa

Koordinator Wilayah Santri Dukung Ganjar Banten, Gus Yuri Alam mengatakan pelatihan tersebut merupakan upaya mereka untuk menguatkan ketahanan pangan, sekaligus memberikan pembelajaran dan pengalaman mengolah tanaman kepada para santri.

"Kami tahu cabai adalah penyumbang inflasi yang cukup tinggi di Indonesia. Jadi santri tidak hanya konsumtif, tetapi juga mampu menghasilkan karya-karya, terutama memenuhi kebutuhannya sendiri minimal," ujar Gus Yuri seusai acara.

Adapun pengisi materi dalam pelatihan tersebut yaitu Abdul Qodir, selaku dosen di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan juga jebolan salah satu pesantren di Bogor, Jawa Barat. Dia telah bertahun-tahun menanam cabai dengan metode pocis yang kemudian diajarkan ke santri.

Selain menerima pemahaman tentang menanam tanaman cabai dengan metode porcis, para santri juga diajarkan langsung praktik porcis oleh pengisi materi dengan menggunakan daun pisang, tanah yang memenuhi syarat unsur hara dan bibit cabai.

Gus Yuri berharap dengan adanya pelatihan yang diadakan para pendukung Ganjar Pranowo itu dapat mengembangkan pengalaman dan keterampilan para santri. Sehingga cita-cita mewujudukan ketahanan pangan bisa tercapai.

"Para santri sangat senang dengan pelatihan ini karena memang banyak dari mereka yang punya latar belakang, yang sudah menggeluti bidang pertanian. Kami berharap para santri semakin mampu bangkit lagi dalam hal ketahanan pangan, juga untuk pengembangan ekonomi pesantren," jelas Gus Yuri.

Sebagai informasi, Santri Dukung Ganjar Banten juga mengadakan doa bersama Ganjar Pranowo Presiden 2024 yang diikuti seluruh santri. Kemudian, Santri Dukung Ganjar Banten juga menyalurkan bantuan 10 pengeras suara untuk 10 pesantren yang mengikuti pelatihan tersebut.

Pengasuh Ponpes Mabdail Falah, Rahmatullah menuturkan kegiatan yang diadakan Santri Dukung Ganjar Banten, memberikan manfaat yang besar untuk perkembangan para santri, khususnya dalam hal pengolahan lahan dan pertanian.

Dia pun mengapresiasi sukarelawan Santri Dukung Ganjar Banten, yang telah memberikan perhatian terhadap perkembangan para santri yang dewasa ini dituntut untuk terus mengikuti perkembangan zaman.

"Pelatihan ini cukup luar biasa, saya apresiasi karena akan bermanfaat bagi anak-anak santri kelak di masyarakat mereka pulang dari pesantren, selain dapat ilmu agama juga dapat ilmu cara pengolahan lahan dan bertani untuk mendapatkan tambahan rezeki," ucap Rahmatullah.

Tak lupa, Rahmatullah juga menghaturkan terima kasih kepada sukarelawan Santri Dukung Ganjar atas terselenggaranya Pelatihan Santri Tani Milenial.

Dia menyebut, pesantren khususnya para santri sangat menyambut antusias kegiatan tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Santri Dukung Ganjar yang telah memfasilitasi acara ini dan juga seluruh pesantren menyambut antusias. Semoga semua yang telah diberikan Santri Dukung Ganjar bermanfaat untuk kami," tutur Rahmatullah.

Redaktur: andes

Penulis: Andes Tanjung

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.