Air Liur Nyamuk Aedes Dapat Menekan Sistem Kekebalan Tubuh

Selasa, 11 Apr 2023, 00:00 WIB

SINGAPURA - Selama ini, penularan demam berdarah diketahui berawal dari gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi. Namun sebuah studi terbaru menemukan, air liur nyamuk Aedes juga memainkan peran kunci, menekan sistem kekebalan tubuh manusia.

Dikutip dari The Straits Times, tidak hanya berfungsi sebagai obat bius yang menyembunyikan sensasi sakit karena gigitan, air liur nyamuk pembawa demam berdarah juga mengandung protein yang menekan sistem kekebalan tubuh manusia.

Ket. Foto: Nyamuk Aedes — Sumber: ISTIMEWA

Menurut National Environment Agency (NEA), ini membuat korban lebih rentan terhadap demam berdarah, yang menyerang 32.173 orang di Singapura pada 2022.

Peneliti utama studi tersebut, Mariano A. Garcia-Blanco, mengatakan penemuan tersebut dapat membantu menjelaskan mengapa penyakit ini begitu mudah menular, dan mengarah pada cara untuk mencegah infeksi.

"Sungguh luar biasa betapa pintarnya virus ini, mereka menumbangkan biologi nyamuk untuk merusak respons kekebalan kita sehingga infeksi dapat bertahan," tambahnya.

"Tidak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa pemahaman yang lebih baik tentang biologi dasar penularan pada akhirnya akan mengarah pada langkah-langkah pemblokiran transmisi yang efektif," kata Mariano.

Zat Peredam Kekebalan

Dia memperkirakan zat peredam kekebalan yang serupa akan ditemukan pada infeksi yang ditularkan oleh nyamuk lainnya seperti Zika, West Nile, dan demam kuning. "Molekul spesifik di sini tidak mungkin berlaku untuk malaria, tetapi konsepnya dapat digeneralisasikan untuk infeksi virus," ujarnya.

Studi yang didanai oleh Badan Sains, Teknologi dan Riset dan Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, National Institutes of Health ini diterbitkan dalam jurnal ilmiah Plos Pathogens pada 30 Maret.

Para ilmuwan yang terlibat menemukan air liur nyamuk yang terinfeksi tidak hanya mengandung virus dengue, tetapi juga molekul yang dikenal sebagai RNA (ribonukleat acid) subgenomik flaviviral.

Tersimpan dalam gelembung-gelembung kecil di dalam air liur, molekul-molekul ini ditemukan secara khusus bertanggung jawab untuk menekan sistem kekebalan inang.

"Dengan memperkenalkan RNA ini di tempat gigitan, air liur yang terinfeksi demam berdarah mempersiapkan medan untuk infeksi yang efisien dan memberi virus keuntungan dalam pertempuran pertama antara pertahanan kekebalan tubuh kita," kata para peneliti di makalah tersebut.an tubuh manusia.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.