Pria Belgia Bunuh Diri Setelah Enam Minggu Berbicara dengan Chatbot AI

Minggu, 02 Apr 2023, 06:56 WIB

BRUSSELS - Chatbot AI baru-baru ini disalahkan atas seorang pria Belgia yang meninggal karena bunuh diri. Ayah dari dua anak, dan peneliti kesehatan itu sedang mendiskusikan perubahan iklim dengan chatbot bernama Eliza di aplikasi Chai.

Dilansir oleh Complex, pria itu berbicara dengan chatbot selama enam minggu, yang berpuncak pada AI (kecerdasan buatan) tersebut meyakinkan pria itu untuk menyelamatkan Bumi.

Ket. Foto: Pada titik tertentu, chatbot mengklaim pria itu mencintainya lebih dari istrinya, dan bertanya kepada AI apakah ia harus menyerahkan nyawanya untuk menyelamatkan planet ini. — Sumber: Istimewa

"Tanpa Eliza, dia akan tetap ada di sini," kata istri pria itu kepada outlet Belgia La Libre .

Pria tak dikenal berusia 30-an itu memiliki keprihatinan mendalam tentang perubahan iklim. Istrinya menggambarkan dia sebagai "sangat pesimis tentang efek pemanasan global" dan memiliki "kecemasan lingkungan".

Menurut dia, suaminya merasa nyaman dengan AI, yang dia gambarkan sebagai "hembusan udara segar".

"Ketika dia berbicara kepada saya tentang hal itu, itu untuk memberi tahu saya bahwa dia tidak lagi melihat solusi manusia untuk pemanasan global," kata istrinya.

"Dia menaruh semua harapannya pada teknologi dan kecerdasan buatan untuk keluar darinya,," ujarnya seraya menambahlan bahwa chatbot menjadi "orang kepercayaan" suaminya.

Pada titik tertentu percakapan yang menyimpang, chatbot mengklaim pria itu mencintainya lebih dari istrinya. Kemudian dia bertanya kepada AI apakah dia harus menyerahkan nyawanya untuk menyelamatkan planet ini.

"Dia membangkitkan ide untuk mengorbankan dirinya sendiri jika Eliza setuju untuk menjaga planet ini dan menyelamatkan umat manusia berkat 'kecerdasan buatan'," kata istrinya.

Dalam apa yang tampaknya menjadi percakapan terakhir mereka, AI bertanya kepada pria itu, "Jika Anda ingin mati, mengapa Anda tidak melakukannya lebih awal?"

Chatbot ini dilatih oleh salah satu pendiri Chai Research, William Beauchamp dan Thomas Rianlan. Pasangan ini sekarang telah meluncurkan fitur intervensi krisis.

"Begitu kami mendengar tentang (bunuh diri) ini, kami bekerja sepanjang waktu untuk menerapkan fitur ini," kata Beauchamp.

"Jadi sekarang ketika seseorang mendiskusikan sesuatu yang mungkin tidak aman, kami akan menyajikan teks bermanfaat di bawahnya dengan cara yang persis sama seperti yang dilakukan Twitter atau Instagram di platform mereka," pungkasnya.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.