• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kiat Mempersiapkan Mental ...

Kiat Mempersiapkan Mental Anak Selama Puasa Ramadan

Jumat, 31 Mar 2023, 19:34 WIB

JAKARTA - Pada bulan Ramadan tentunya banyak nilai-nilai baik yang penting diajarkan atau dilatihkan ke anak. Salah satu aktivitas utama yang dilakukan di bulan ini adalah berpuasa yang memiliki banyak nilai filosofis kebaikan terutama dalam hal mengontrol diri yang tentunya sangat butuh dilatih sedari dini.

Secara umum tidak ada aturan baku untuk anak usia dini dalam kewajiban mengikuti ibadah puasa. Akan tetapi mereka bisa mulai berlatih melakukan ibadah puasa sesuai dengan kemampuannya dan tentunya sangat perlu bantuan dan dukungan dari orang tua.

Ket. Foto: anak saat puasa — Sumber: ISTIMEWA

Menurut psikolog Saskhya Aulia Prima, M.Psi., bagi anak-anak tujuan utama berpuasa adalah merasakan rasa senang melewati Bulan Ramadan. Suasana ini perlu diciptakan agar tumbuh rasa cinta mereka dalam melewati semua proses ibadah yang terjadi di bulan ini.

"Perbanyak diskusi, nonton, ataupun membaca buku-buku yang bisa membantu anak memahami keistimewaan Bulan Ramadhan dengan menyenangkan sehingga semua yang mereka lakukan tanpa paksaan dan bertumbuh dari rasa cinta, seru, dan semangat dalam menjalani Bulan Ramadhan," ujar dia melalui siaran pers Jumat (31/3).

Saskya menambahkan ada beberapa persiapan yang bisa dilakukan dalam rangka melatih anak berpuasa adalah sebagai berikut. Pertama mulai mengenalkan anak tentang keistimewaan bulan Ramadan, caranya dengan menceritakan nilai-nilai atau kegiatan yang menyenangkan dan bisa dilakukan bersama-sama. "Orang tua bisa melakukan ini melalui diskusi, membacakan buku cerita, ataupun menonton video," kata dia.

Kedua orang tua perlu melibatkan anak dalam kegiatan yang menyenangkan dalam menyambut Ramadan. Misalnya mendekorasi rumah, memilih menu-menu makanan selama bulan puasa, termasuk snack untuk sahur atau iftar yang disukai anak-anak.

Ketiga membuat bucket list aktivitas dan misi yang bisa dilakukan selama Ramadan. Agar lebih menyenangkan bisa dibuat poster dengan stamp atau stiker yang menandakan mereka sudah menyelesaikan misi-misi tersebut.

"Contohnya jumlah hari berpuasa, berbuka dengan snack favorit, membantu menyiapkan sahur, melakukan sedekah, ngabuburit dengan melakukan hal yang mereka inginkan, shalat tarawih, dan lainnya," jelas Saskya.

Keempat mulai pelan dan perlahan untuk durasi berpuasa anak. Bagi yang sudah lebih besar rata-rata sekitar 7-9 tahun bisa mencoba untuk melakukan setengah hari berpuasa, usia di bawahnya bisa hanya beberapa jam saja.

Kelima Saskya menyarankan untuk memberi anak dukungan emosional saat menahan lapar, haus, bosan, dan rasa kesal. Bantu anak untuk lebih merasa nyaman dan mencari kegiatan distraksi untuk membantu mereka menjalankan latihan berpuasa. Misalnya bermain board games, jalan-jalan, dan lainnya.

Keenam jangan lupa untuk memuji proses yang dilakukan anak selama melakukan usaha berlatih berpuasa. Ketujuh anak perlu diajak untuk membuat rencana selebrasi Idul Fitri atau Lebaran untuk menambah semangat mereka menjalani dan melewati Ramadan.

Tantangan Melalui Instagram

Head of Marketing Sari Murni GroupBernando Pardamean mengatakan, perilaku anak-anak tidak akan jauh dengan apa yang dilakukan oleh orang-orang yang ada di sekitarnya. Keluarga adalah elemen dasar dalam menancapkan psikologis anak.

"Kedekatan emosional anak dengan orang tua, dengan saudara kandung adalah kunci dalam menggembleng mental anak. Dan bulan puasa adalah momen yang harus dimanfaatkan keluarga dalam mendidik mental anak," kata dia.

Ia menambahkan Sari Murni Group sangat mendukung adanya keterikatan yang kuat antara anak dengan orang tua. Hal ini dibuktikan dengan mengadakan challenge #PuasaBarengMomogi untuk mendukung orang tua mengajarkan anak puasa agar lebih menyenangkan. Info selengkapnya bisa kunjungi Instagram @mowmowlagi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.