Tiga Perusahaan Eropa Ingin Ekspansi ke Indonesia

Selasa, 28 Mar 2023, 08:32 WIB

JAKARTA - Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan ada lebih dari tiga perusahaan asal Eropa, mayoritas perusahaan sektor otomotif, yang tertarik untuk bekerja sama dengan Indonesia setelah partisipasi Indonesia sebagai Partner Country di Hannover Messe pada 2021.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/ BKPM Nurul Ichwan dalam Dialog FMB9 bertajuk Industri Masa Depan Berwawasan Lingkungan Hannover Messe 2023 di Jakarta, Senin (27/3), mengatakan ketertarikan investor tersebut berdasarkan sejumlah faktor.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

"Mereka tertarik dengan Indonesia melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap bagus, sumber daya alam, kebijakan hilirisasi sehingga upaya untuk berkolaborasi dengan Indonesia sangat kental. Sudah ada lebih dari tiga perusahaan Eropa yang sudah mendekati kita untuk berkolaborasi memanfaatkan teknologi mereka dan juga memanfaatkan sumber daya alam yang kita miliki," katanya.

Nurul menjelaskan tren kendaraan listrik saat ini memang mendorong banyak investor untuk melebarkan sayap mereka ke lini bisnis tersebut. Di sisi lain, Indonesia merupakan produsen utama nikel yang jadi bahan baku baterai kendaraan listrik.

"Jadi dunia tiak bisa bergerak tanpa Indonesia. Maka melalui Hannover Messe, Indonesia ingin jadi bagian dari supply chain EV (kendaraan listrik) sehingga untuk EV battery, Indonesia berharap bisa jadi hub untuk industrinya," katanya.

Di ajang Hannover Messe 2023, di mana Indonesia terpilih menjadi partner country untuk ketiga kalinya, Nurul berharap pameran tersebut dapat mendorong kolaborasi pemanfaatan teknologi guna mendorong percepatan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

"Exposure (paparan) Indonesia untuk jadi bagian mengerjasamakan antara negara yang punya keunggulan komparatif seperti Indonesia dengan keunggulan kompetitif atas teknologi yang ada bisa menghasilkan inovasi yang pada akhirnya menjadi bagian dari global supply chain industri," imbuhnya.

Miliki Keunggulan

Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian Eko S Cahyanto menjelaskan menjadi official partner country memiliki keunggulan tersendiri, khususnya di ajang pameran bergengsi seperti Hannover Messe.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.