Pejabat AS Sebut TikTok Seperti 'Kuda Troya' Tiongkok

Selasa, 28 Mar 2023, 11:06 WIB

CALIFORNIA - Kepala Direktorat Keamanan Siber Badan Keamanan Nasional AS pada Senin (27/3) mengatakan, TikTok lebih lebih merupakan "masalah strategis" ketimbang ancaman "taktis" langsung terhadap AS.

Dikutip dari The Straits Times, Selasa (28/3), Direktur Keamanan Dunia Maya untuk Agen Mata-mata Rob Joyce menegaskan kembali posisi sebelumnya bahwa aplikasi jejaring sosial milik Tiongkok itu mirip dengan "senjata berpeluru" yang dapat digunakan pemerintah Tiongkok untuk mempengaruhi informasi apa yang dilihat orang Amerika.

Ket. Foto: Rob Joyce mengatakan Tiongkok dapat menggunakan pengaruhnya di TikTok untuk menekan informasi yang mungkin membuat negara itu terlihat buruk bagi orang Amerika. — Sumber: ST/AFP

"Mengapa Anda membawa kuda Troya ke dalam benteng?" kata Joyce dalam konferensi kebijakan di California Utara.

Menurut Joyce, Tiongkok dapat menggunakan pengaruhnya di TikTok untuk menekan informasi yang mungkin membuat bangsa itu terlihat buruk bagi orang Amerika.

Pernyataannya menggemakan peringatan yang dilontarkan Direktur Biro Investigasi Federal Christopher Wray dan Direktur Badan Keamanan Nasional Paul Nakasone sebelumnya. Nakasone mengatakan kepada anggota parlemen AS bahwa TikTok dapat digunakan untuk melakukan kampanye pengaruh besar-besaran.

Presiden AS Joe Biden telah mengisyaratkan dukungannya untuk undang-undang yang akan memberinya kekuatan untuk melarang TikTok dan teknologi asing lainnya jika menimbulkan risiko keamanan nasional.

Pekan lalu, anggota DPR AS mengkritik CEO TikTok Chew Shou Zi tentang praktik penanganan data aplikasi tersebut yang mencerminkan kekhawatiran atas 150 juta pengguna di AS.

Dalam kesaksiannya di DPR AS, Chew berulang kali membantah bahwa aplikasi tersebut membagikan data atau memiliki koneksi dengan Partai Komunis Tiongkok.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.