Peningkatan SDM, IOM Dukung Relokasi Anak Perempuan Afghanistan ke Rwanda untuk Sekolah

Minggu, 12 Mar 2023, 18:51 WIB

Jenewa - Peningkatan SDM. Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) pada Jumat (10/3) mengatakan pihaknya mendukung relokasi anak-anak perempuan Afghanistan ke Rwanda untuk melanjutkan pendidikan mereka.

Dukungan tersebut menyusul keputusan Taliban yang melarang perempuan dan anak perempuan mendapatkan pendidikan menengah dan lanjutan.

Anak-anak perempuan ini berada di antara pelajar asing yang didaftarkan ke Sekolah KepemimpinanAfghanistan (SOLA) - sekolah berasrama khusus perempuan Afghanistan yang awalnya berbasis di Kabul, sebelum terpaksa pindah ke Rwanda menyusul pelarangan oleh Taliban tersebut, menurut keterangan dari IOM.

Pada Desember lalu, Taliban memperluas larangan atas pendidikan perempuan, yang terakhir melarang perempuan belajar di universitas sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Taliban juga melarang perempuan bekerja baik di organisasi pemerintah maupun swasta.

Sejak Agustus 2021, menyusul kembalinya kekuasaan mereka setelah pejabat pemerintahan Kabul yang didukung Amerika Serikat meninggalkan negara itu dan pasukan asing ditarik, Taliban menerapkan sejumlah batasan pada perempuan yang memaksa banyak profesional meninggalkan Afghanistan.

Ruang Aman

IOM menyatakan, sebagai sekolah pertama dan satu-satunya, SOLA menyediakan ruang aman bagi anak-anak perempuan Afghanistan untuk mendapatkan pendidikan tingkat menengah, dengan visi membentuk generasi pemimpin wanita.

"Dedikasi dan kekuatan perempuan dan anak-anak perempuan Afghanistan dalam menghadapi kesulitan telah menginspirasi dan membuat kita rendah hati setiap hari," ujar Direktur Jenderal IOM Antonio Vitorino.

Ia melanjutkan bahwa inisiatif tersebut memberinya harapan dan tekad untuk melanjutkan dukungan bersama perempuan dan anak perempuan di negara itu agar Afghanistan mengakui, mempromosikan dan membangun kontribusi untuk perempuan, serta berinvestasi untuk anak-anak perempuan.

Kedatangan anak-anak perempuan di Rwanda menyusul kesepakatan antara IOM dan SOLA untuk membantu pengaturan perjalanan yang aman bagi siswanya yang sudah berada di luar Afghanistan dari negara awal mereka ke kampus di Rwanda.

Para pelajar yang tiba didampingi dan dikawal menuju kampus SOLA oleh pegawai IOM.

"Para pelajar sangat bersemangat untuk melakukan perjalanan ke sekolah mereka. Selama penerbangan, anggota termuda diberikan topi dan kacamata pilot," menurut pegawai IOM yang mendampingi para pelajar tersebut.

Pendiri SOLA Shabana Basij-Rasikh mengatakan bahwa Maret 2023 menandai satu tahun Taliban menutup pintu-pintu sekolah anak perempuan di Afghanistan, serta menolak memberikan hak bagi anak-anak perempuan Afghanistan untuk melanjutkan sekolah setelah lulus kelas enam.

"Sangat berarti bagi saya bahwa mereka saat ini tiba di Rwanda untuk mengejar pendidikan mereka, dan saya berterima kasih tak henti-henti kepada IOM untuk memfasilitasi keamanan perjalanan mereka ke sekolah kami, di mana mereka akan bertumbuh menjadi anggota generasi pemimpin yang suatu hari akan membantu membangun kembali Afghanistan," kata Rasikh.

Siswi baru akan bergabung dengan teman sekelas SOLA mereka, yang disambut baik pemerintah Rwanda pada Agustus 2021.

IOM mengatakan akan terus membantu merelokasi lebih banyak siswi Afghanistan ke SOLA.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.