Semoga Segera Diketahui Hasilnya, RS Polri Masih Mengidentifikasi Tujuh Jenazah Korban Kebakaran di Plumpang
Rabu, 08 Mar 2023, 00:02 WIBJakarta - Semoga segera diketahui hasilnya, Rumah Sakit Polri KramatJati, Jakarta Timur, masih mengidentifikasi tujuh jenazah dan satu kantong berisi bagian tubuh korban kebakaran depo Pertamina Plumpangpada Jumat (3/3) malam.
"Kami tidak ada target kapan proses identifikasi jenazah selesai dilakukan. Yang terpenting, bagaimana seluruh jenazah sudah teridentifikasi dengan benar sesuai data post mortem dan antemortem," kata Kepala RS Polri Brigjen Pol Hariyantodi Jakarta, Selasa.
Pada Selasa, tim DVIPolri telah berhasil mengidentifikasi lima jenazah korban kebakaran depo Pertamina Plumpang, yaitu Sumiati (71), Rafasya Zayid Athallah (4), Trish Rhea Aprilita (12)? dan Suheri (32) serta Hadi (32).
Sebelumnya, Tim DVItelah mengidentifikasi jenazah Fahrul Hidayatullah (28), Muhammad Bukhori (41) dan Iriana (61). Ketiganya, sudah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.
Hingga saat ini, dari 15 kantong jenazah yang diterima RS Polri, delapan jenazah di antaranya sudah teridentifikasi.
Dengan demikian, masih ada 7 kantong jenazah dan satu kantong jenazah berisi "body part" atau bagian tubuh korban yang belum teridentifikasi.
Rumah Sakit (RS) Polri berharap seluruh jenazah dan bagian tubuh yang ada di rumah sakit itu segera teridentifikasi.
Tangis keluarga korban, Ria Putri Amelia (30) tak terbendung ketika empat jenazah keluarganya, yang terdiri suami, anak, ibu dan keponakan telah teridentifikasi Tim Disaster Victim and Identification (DVI) Polri di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa.
Keempat jenazah tersebut merupakan suaminya, Suheri (32) dan anak laki-lakinya,Rafasya Zayid Athallah (4). Kemudian ibunya,Sumiati (71) dan Trish Rhea Aprilita (12) yang merupakan keponakan.
Ria mengatakan, keempatnya meninggal dunia saat hendak menyelamatkan diri dari rumahnya yang terbakar di Jalan Kampung Bendungan, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
"Itu tinggal satu rumah," kata Ria menahan tangis saat mendatangi Instalasi Forensik rumah sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timu, yang menjadi posko post mortem Tim DVI operasi kebakaran depo Pertamina Plumpang.
Saat kejadian, Ria tak berada di rumah karena sedang bekerja. Ria tak bisa menahan kesedihankarena harus melepas suami, anak, ibu dan keponakannya akibat kebakaran yang saat ini masih dalam penyelidikan aparat Kepolisian.
Pihak keluarga berencana memakamkan jenazah Sumiati dan Rhea di Taman Pemakaman Umum (TPU) Budi Dharma Semper, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Rabu (8/3).
"Besok jam 10.00 WIB diambil dari sini. Hari ini urus administrasi dulu. Tapi kalau untuk (jenazah) anak dan suami saya, baru dibawa dari RS Polri Kramat Jati pada Kamis (9/3)," katanya.
- kebakaran
- Rumah Sakit (RS)
- jenazah
- Korban Jiwa
- Plumpang
- RS Polri
- Identifikasi
- Kebakaran Depo Plumpang
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jaga Keberlanjutan, Kemenperin Dorong Rumah Sakit Patuhi Standar Lingkungan
-
Korsleting Listrik Hanguskan Gudang Onderdil Motor di Cengkareng
-
La Liga Spanyol: Barcelona Boros Peluang, tapi Taklukkan Elche untuk Menjauh di Puncak Klasemen
-
Pemkab Karawang Gelar Festival Ngadulag dan Takbir Keliling
-
DJP Pamer 14,6 Juta Aktivasi Coretax, Tantangan Nyata di Pelaporan SPT
-
Daftar Lokasi Penertiban Trotoar Jakarta: Sasar Parkir Liar hingga PKL
-
Siapa Dony Tri Pamungkas, Pemain yang Dipuji dan Disukai Calvin Verdonk Gaya Bermainnya? Kenalin Yuk!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.