Berita Gembira di Tengah Wabah, Ekspor Indonesia ke Jamaika Meningkat pada 2022
Selasa, 07 Mar 2023, 01:24 WIBJakarta - Berita gembira di tengah wabah. Ekspor Indonesia ke Jamaika pada 2022 meningkat secara signifikan, yakni mencapai sebesar 36 juta dolar AS (sekitar Rp551,19 miliar) dibandingkan pada 2021 yang sebesar 20,9 juta dolar AS (sekitar Rp320 miliar).
Sementara, impor Indonesia dari Jamaika pada 2022 tercatat sebesar 100 ribu dolar AS (sekitar Rp1,53 miliar), menurut keterangan kedutaan besar Indonesia diHavana, Kuba, pada Senin.
Nana Yuliana, duta besar RI untuk Kuba merangkap Jamaika, Bahama, Republik Dominika, dan Haitimenyebutkan lima komoditi unggulan Indonesia yang masuk ke Jamaika adalah perabot kayu, kertas, bahan pembersih rumah, bahan konstruksi bangunan, dan minyak nabati.
Pada kegiatan Diplomatic Week 2023 di Kingston, Jamaika, Nanabertemu dengan Menteri Investasi, Industri dan Perdagangan Jamaika Aubyn Hill.
Dalam pertemuan itu, kata KBRI Havana, Dubes Nana menyampaikan perkembangan volume perdagangan kedua negara yang mencapai peningkatan sebesar 15,1 juta dolar AS (sekitar Rp230,78 miliar).
Dubes RI juga disebutkanmenyampaikan undangan kepada MenteriHill untuk menghadiriacara Indonesia-Latin America and Caribbean Business Forum (INA-LAC Business Forum), yakni perhelatan ekonomi tahunan yang digelar untuk menarik para pengusaha asing berbisnis dengan Indonesia.
Forum bisnis INA-LAC tahun ini akan diadakan bersamaan dengan Trade Expo Indonesia 2023.
Dalam kunjungan ke Kingston, Dubes RI juga bertemu dengan ketuaJamaica Chamber of Commerce yang baru, Michael Moris, untuk mempererat jaringan.
Kepada Moris, Nana juga menyampaikan undangan kepada misi dagang Jamaika untuk berkunjung ke Indonesia guna menghadiri INA-LAC Business Forum dan Trade Expo Indonesia.
Indonesia dan Jamaika telah menjalin hubungan diplomatik sejak 1981.
Beberapa produk Indonesia yang mudah didapat di Jamaika adalah mie instan, kecap, bumbu-bumbu, dan kain Bali, menurut KBRI Havana.
INA-LAC merupakan forum bisnis yang telah dilaksanakan sejak 2019 secara hibrida.
INA-LAC ke-4 pada 2022 dihadiri 500 peserta virtual dengan hasil transaksi 16,57 juta dolar AS (sekitar Rp253,25 miliar) di bidang pertanian, pertambangan, dan investasi properti.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Akademisi: Makan Siang Sekolah Bergizi Bisa Jadi Pelajaran Kewarganegaraan di Sekolah
-
Target ekspor industri mebel dan kerajinan Indonesia
-
Geger! Polisi Bongkar Laboratorium Etomidate di Rumah Kawasan PIK 2.
-
Kesempatan Warga Jakarta Timur untuk Memeriksakan Hewan Peliharaan. Simak Jadwal Mobil Layanan Kesehatan Hewan Keliling
-
Baja RI Terancam Ditendang dari Eropa! Kemendag Bongkar Jurus Selamatkan Ekspor
-
Indonesia dan AS Perkuat Kerja Sama dari Hilirisasi hingga Logam Tanah Jarang
-
BPS Catat Ekspor Papua Barat Turun 22,37 Persen hingga Agustus 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.