Mengenaskan, Siswa SD Tewas Diserang Geng Motor Saat Pulang Sekolah
Minggu, 05 Mar 2023, 10:08 WIBSUKABUMI - Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi menyelidiki tewasnya seorangpelajar kelas VI SDN Sirnagalihkarena diduga diserang geng motor pelajar SMP di daerah itu saat hendak pulang ke rumahnya di Kampung Citepus PAM, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
"Kami masih menyelidiki kasus dugaan penyerangan dan penganiayaan pada jam pulang sekolah hari ini dan mengakibatkan seorang pelajar SD berinisial Ra (12), laki-laki, meninggal dunia," kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Dian Pornomo di Sukabumi, Sabtu (4/3).
Ia menjelaskan, menyebutkan kejadian ini berawal saat korban bersama beberapa rekannya hendak pulang dari sekolah dengan berjalan kaki.
Korban yang saat itu sedang berjalan kaki sempat bercanda dengan rekan-rekan sejawatnya dan sempat diberi tahu oleh penjual siomay agar tidak bercanda di pinggir jalan khawatir terserempet mobil.
Tidak berselang lama datang gerombolan oknum pelajar SMP dengan menggunakan sepeda motor dan membawa bendera mirip bendera Belanda sambil mengacungkan senjata tajam jenis celurit.
Korban yang sedang jalan kaki untuk pulang ke rumahnya tiba-tiba diserang sehingga pada bagian lehernya terluka parah.
Usai melakukan aksinya, para pelaku pun langsung kabur begitu saja meninggalkan korban.
Saat itu, korban sempat meminta tolong kepada warga sembari menangis dan memegang lehernya yang terluka parah akibat sabetan senjata tajam.
Warga yang melihat kejadian itu langsung menolong dan membawanya ke RSUD Palabuhanratu.
Namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan karena luka parah yang dialaminya.
"Identitas para pelaku sudah kami kantongi dan para sedang dalam pengejaran," tambah Dian.
Jalan Kaki???????
Sementara, pedagang siomay yang kerap mangkal di SMP 3 Palabuhanratu, Aji mengatakan korban bersama rekan-rekannya setiap harinya pulang dengan cara jalan kaki dan sesekali dijemput oleh orang tuanya.
Ia pun sempat menegur korban dan rekan-rekannya agar tidak bercanda saat jalan karena khawatir tertabrak atau terserempet mobil.
Namun tidak lama tiba-tiba datang segerombolan pelajar yang diduga pelajar SMP dengan menggunakan sepeda motor dan membawa bendera serta senjata tajam.
Korban yang tidak tahu apa-apa tiba-tiba diserang dan dibacok begitu saja oleh gerombolan pelajar itu.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gempa Bumi Terkini 13 Maret 2026
-
KPK Sita Emas dan Uang Asing Senilai Rp40,5 Miliar di Kasus Barang KW pada OTT Pejabat Bea Cukai
-
Oklahoma City Thunder Kalahkan Golden State Warriors dengan Skor 104-97
-
156 Pelajar Ikuti Seleksi Paskibraka 2026 di Palangka Raya
-
WALHI Kalbar Temukan 1.316 Titik Panas Karhutla di Lahan Gambut Sepanjang Februari 2026
-
Diborong, InJourney Airports Raih 32 Penghargaan di ACI ASQ Customer Experience Awards
-
MPR RI Dukung Rumah Layak dan Keluarga Produktif Melalui BSPS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.