• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Dari Era Penambangan Emas ...

Dari Era Penambangan Emas hingga Silicon Valley

Jumat, 24 Feb 2023, 06:55 WIB

Pendatang pertama dari Barat di California yaitu misionaris dari Spanyol pada 1700-an yang menjadi awal bagi sejarah negara bagian ini. Sebelumnya California tidak menjadi bagian dari Amerika Serikat hingga tahun 1847, sebagai bagian dari perjanjian yang mengakhiri Perang Meksiko-Amerika.

Tidak lama kemudian, penemuan emas di Sutter's Mill pada 1848 mengilhami gelombang pemukim untuk pergi ke Pantai Barat AS untuk mencari peruntungan. Pada 1850 California menjadi negara bagian ke-31, dengan jutaan hektare lahan pertanian di California memimpin dalam produksi pertanian AS.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Orang pertama bermigrasi ke California hampir 20.000 tahun yang lalu dari Asia melintasi Selat Bering. Pegunungan dan gurun California mengisolasi suku asli Amerika dari satu sama lain, dan mereka hidup dalam klan keluarga yang damai dengan sedikit struktur politik.

Lebih dari 500 suku, masing-masing dengan budayanya yang unik, berkembang di seluruh negara bagian, seperti Pomo, Tolowa, Miwok, Maidu, Cahto, Wintun, Cahuilla, Chemehuevi, Chumash, Karok, Mojave, Yokuts, Paiute, dan Modoc.

Ketika orang-orang Spanyol pertama kali datang, penduduk asli diperkirakan sekitar 30.000 atau 13 persen dari total penduduk pribumi di Amerika Utara pada saat itu. Populasi mereka secara bertahap dihancurkan, pertama pada abad ke-18 oleh penyakit menular yang dibawah orang Eropa dan kerja paksa.

Migrasi ke California gelombang ke dua terjadi setelah penemuan emas James Marshall menemukan emas di pabrik penggergajian pada 24 Januari 1848, di Sutter's Mill di Coloma. Hal ini mengantarkan Demam Emas California. Sebagian besar imigran pemburu harta karun pertama datang dari luar Amerika Serikat, termasuk dari Meksiko, Cile, dan Tiongkok.

Setelah Presiden James Polk mengakui penemuan itu pada bulan Desember, para penambang mulai berdatangan ke negara bagian itu pada tahun berikutnya. Pada 1849 saja, lebih dari 100.000 orang pindah ke California baik dari AS sendiri dan dunia.

Beberapa datang mencari emas, sementara yang lain mendirikan salon dan bisnis lainnya. Antara 1847 hingga 1860, populasi negara bagian ini meningkat tiga kali lipat menjadi 308.000 penduduk. Demam emas mengubah kehidupan penduduk asli Amerika di California, hampir musnah dalam beberapa tahun, karena migrasi besar-besaran yang diilhami penemuan emas. Sebanyak 28.280.711 ons emas murni diperoleh antara tahun 1850 dan 1859 meski tidak tidak pernah membuat mereka kaya.

Gelombang besar imigran California berikutnya datang untuk menghindari Depresi Hebat dan serangkaian kekeringan pada 1930-an. Lebih dari 300.000 orang bermigrasi dari negara bagian "Dust Bowl" di bagian barat tengah, termasuk Oklahoma, Arkansas, Kansas, dan Texas.

Salah satu faktor yang menjadi daya tarik California adalah didukung iklim yang nyaman dan ekonomi yang kuat. Pada 2021, negara bagian ini memiliki populasi terbesar di AS dengan lebih dari 39 juta penduduk.

Terlepas kekeringan, dan hilangnya lahan untuk industri, negara bagian ini memimpin dalam produksi pertanian. Lebih dari sepertiga sayuran AS dan dua pertiga buah dan kacang ditanam di California.

Pada 2021, California juga menanam lebih dari 3,9 juta ton anggur anggur di lahan seluas 620.000 hektare setiap tahun, menghasilkan lebih dari 80 persen dari semua anggur AS. Industri teknologi yang berkembang pesat muncul di California utara pada era '60-an, menjadikan daerah itu nama Silicon Valley.

Pada era '70-an dan '80-an, bisnis California termasuk Intel dan pengusaha seperti Steve Jobs dan Steve Wozniak dari Apple membantu menciptakan komputasi personal. Pada tahun 2022, California membanggakan pekerjaan teknologi paling banyak dari negara bagian mana pun di Amerika Serikat, terhitung 1,88 juta pekerjaan dan seperempat dari produktivitas teknologi nasional.

California juga dikenal dengan industri filmnya. Los Angeles adalah rumah bagi teater film pertama di Amerika Serikat, yang dibuka pada tahun 1902. Pekerjaan industri dan ledakan real estat mendorong banyak orang pindah ke Hollywood dari awal hingga pertengahan 1900-an.

Tahun 1930-an menyambut "Zaman Keemasan" Hollywood, yang diperkuat dengan penciptaan studio Technicolor dan Walt Disney. Hampir setengah dari pekerjaan sektor film saat ini di Amerika Serikat berbasis di Los Angeles. Pada 2022, California memiliki ekonomi terbesar di antara negara bagian mana pun di AS. hay/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.