Kurikulum Bangkit Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi
Selasa, 21 Feb 2023, 01:10 WIBJAKARTA - Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nizam, mengatakan kurikulum program Bangkit 2023 mendukung mahasiswa menguasai teknologi digital. Peserta program Bangkit akan mempelajari materi machine learning, mobile development, dan cloud computing.
"Dirancang dengan kurikulum yang solid, Bangkit mengembangkan pembelajaran mandiri dan sinkronus dengan 3 alur belajar utama itu," ujar Nizam, dalam Peluncuran Program Bangkit 2023, secara daring, di Jakarta, Senin (20/2).
Nizam menyebut, peserta Bangkit tidak hanya belajar hardskill, tapi juga dilatih kemampuan bahasa inggris dan soft skill. Peserta mendapat kesempatan untuk benar-benar memecahkan permasalahan yang nyata yang datang dari dunia industri melalui capstone design project.
"Ini adalah kesempatan yang sungguh langka yang akan meningkatkan portofolio adik-adik agar lebih siap menjadi talenta andal untuk masa depan indonesia," jelasnya.
Perwakilan Google, Dora Songco, menyebut kurikulum program Bangkit terdiri dari beberapa pelatihan sebagai tambahan pengetahuan. Kontennya merupakan masukan dari industri untuk menambah pembelajaran yang ada di kampus. "Ini saling membantu apa yang didapatkan di kampus," katanya.
Tambah Peserta
Nizam menerangkan, di dua tahun terakhir ini, pihaknya dan Google telah mendukung inkubasi 30 calon start up. Mereka menerapkan ilmu yang didapat dari program bangkit untuk menyelesaikan masalah nyata di tengah masyarakat.
Tahun 2023, Program Bangkit akan melatih 9.000 mahasiswa ke dalam dua semester pelaksanaan. Dia berharap tambahan peserta ini mampu memenuhi kebutuhan sumber daya manusia digital di Indonesia.
"Dengan capaian 3 kali lebih besar dari yang selama ini kita lakukan, diharapkan akan lahir pipeline talenta-talenta baru yang mempercepat transformasi digital dan membawa Indonesia melesat ke masa depan," tandasnya.
Pada semester pertama, telah terpilih 5.000 mahasiswa dari 67.000 mahasiswa yang mendaftarkan diri untuk mengikuti program Bangkit mulai Senin ini hingga Juni mendatang. Sementara semester kedua, akan dipilih 4.000 mahasiswa yang dijadwalkan memulai program pada Juli 2023.
Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf menuturkan, misi Bangkit melahirkan talenta-talenta yang siap mengarungi dunia karier dan memasuki tahun keempat, dia berharap bisa mempertahankan standar emas program Kampus Merdeka.
Standar ini mereka terapkan dari proses seleksi dan penyelenggaraan program agar mencapai dampak yang nyata.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
SBY Cemas Perang Dunia III Meletus, Dorong PBB Gelar Sidang Darurat
-
Peringatan Keras China ke Jepang: “Berhenti Campur Tangan soal Taiwan!”
-
Anda Berpuasa dan Tetap Ingin Berolahraga? Ini Strategi dan Saran Dokter
-
Green House Bekasi Perlu Ditiru Daerah Lain
-
Libur Lebaran 2026, Wisatawan Serbu Taman Mini Indonesia Indah
-
Perenungan Akhir Tahun, Psikolog HIMPSI Tekankan Pentingnya Menghargai Diri
-
Mensos: Sekolah Rakyat Model Pengentasan Kemiskinan Terpadu`
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.