Yahoo Akan PHK Lebih dari 20 Persen Stafnya
Jumat, 10 Feb 2023, 16:42 WIBNEW YORK - Yahoo mengatakan, Kamis (9/2/2023), pihaknya berencana untuk memberhentikan alias melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) lebih dari 20 persen dari total tenaga kerjanya sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran divisi teknologi iklannya.
"Pemangkasan akan berdampak pada hampir 50 persen karyawan teknologi iklan Yahoo pada akhir tahun ini, termasuk hampir 1.000 karyawan minggu ini," kata perusahaan itu.
Yahoo, yang dimiliki oleh perusahaan private equity Apollo Global Management sejak pembelian 5 miliar dolar AS pada tahun 2021, menambahkan bahwa langkah tersebut akan memungkinkan perusahaan untuk mempersempit fokus dan investasinya pada bisnis iklan andalannya yang disebut DSP, atau platform sisi permintaan.
Ini terjadi karena banyak pengiklan telah mengurangi anggaran pemasaran mereka sebagai tanggapan atas tingkat inflasi yang tinggi dan ketidakpastian yang terus berlanjut tentang resesi.
Serangkaian perusahaan AS dari Goldman Sachs Group Inc hingga Alphabet Inc juga telah memberhentikan ribuan karyawan mereka tahun ini untuk mengatasi penurunan permintaan akibat inflasi tinggi dan kenaikan suku bunga.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Penghitungan PSU pilkada Kutai Kartanegara
-
Pemecatan STY Jadi Headline Media Korsel
-
Puluhan Wartawan dan Sastrawan Ikuti Kemah Budaya di Baduy
-
PHK Massal di Michelin, Irma Suryani Desak Pemerintah Turun Tangan, Minta Diskresi Pajak dan Stimulus Darurat
-
PT Sritex Pekerjakan Kembali Karyawan dan Tawarkan Investor Sewa Aset Alat
-
Pesawat Il-78 Pakistan Mendarat di Sichuan, Diduga Mengambil Rudal Hipersonik Anti-kapal untuk Jet Tempur J-10C
-
Presiden Prabowo Targetkan 80 KopDes Merah Putih Miliki Truk dan Apotek
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.