Pentingnya Mengamankan Aset untuk Jamin Keberlangsungan Bisnis
Jumat, 10 Feb 2023, 16:22 WIBJAKARTA-Eksportir hewan reptil nasional, Mimi Maryati Said bergerak mengamankan aset usahanya. Hal itu dilakukan setelah mendapat lampu hijau dari pihak imigrasi mengenai status kewarganegaraan lawan bisnisnya yang merupakan warga negara asing (WNA). Adapun saat ini, Mimi sedang mengurus sengketa bisnis (perdata) dengan WNA terkait dengan kepemilikan perusahaan.
Kuasa hukum Mimi, Deolipa Yumara menuturkan, ketika mendapat lampu hijau dari pihak Imigrasi yang telah menyatakan Surat Keterangan Imigrasi (SKIM) ACC palsu maka secepatnya mengamankan aset dari WNA Belanda itu (ACC) dengan memasang tanda hak milik.
Pihaknya akan bergerak cepat bersama Imigrasi untuk segera menyelesaikan kasus ini termasuk pembatalan akta perusahaan yang diambil alih ACC.
"Ketika keputusan cegah tangkal (cekal) sudah keluar maka dalam satu atau dua hari sudah bisa dieksekusi. Imigrasi akan mencari ACC, ketika dapat bisa langsung segera dideportasi. Kemudian kami mengajukan permohonan pembatalan akta perusahaan kepada Kemenkum HAM yang sebelumnya diambil alih WNA,"ungkap Deolipa Kamis (9/2).
Adapun langkah mengamankan aset tersebut merupakan lanjutan atas perkara yang dialami kliennya yang mana saat ini ACC tidak tercatat sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) karena dokumen kependudukan yang dimiliki dinyatakan palsu.
"Ini adalah lanjutan dari perkara yang bergulir sebelumnya. Dan ternyata mantan suaminya saat ini tidak memiliki kewarganegaraan, bukan WNI dan WNA juga belum tahu juga. Tapi yang terpenting, aset kepemilikan yang memang atas nama bu Mimi harus dikuasai dan segera diamankan," kata Deolipa.
Sebagai pendahuluan, pihak Mimi mengamankan aset berupa kediaman yang sebelumnya dikuasai ACC. "Ini memang milik ibu Mimi, tapi untuk menjaga segala kemungkinan dari siapapun juga maka kami beri tanda berupa plang," tegas Deolipa,
Dia juga menegaskan, jika ada yang mencopot tanda hak milik di kediaman kliennya maka akan berhadapan dengan hukum.
"Kalau ada yang melepas plang tanda ini akan diproses secara hukum. Karena plang ini dipasang di dalam pekarangan rumah milik bu Mimi maka jika ada yang melepas berarti dia masuk ke rumah orang tanpa ijin konsekuensinya pidana nanti," ucap Deolipa.
Seperti diketahui, sebelumnya pihak Imigrasi tengah berkirim surat kepada Kedutaan Besar Belanda untuk mengonfirmasi kebenaran status kewarganegaraan Van Meer.
"Kalau jawabannya benar Van Meer warga negara Belanda maka berarti dia overstay dan Imigrasi akan mengeluarkan surat cegah tangkal (cekal) supaya bisa segera dideportasi ke negaranya," tutur Deolipa.
Berita Terkait:
-
Gunung Marapi Meletus Sabtu Malam, Warga Diminta Waspadai Abu Vulkanik dan Lahar Dingin
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Rangkaian Paskah, Umat Katolik Kaltara visualisasikan Jalan Salib
-
Dampak Geopolitik Global, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Kompak Naik di Bulan Mei
-
Jelang Mudik, Terminal Cicaheum Bandung Matangkan Kesiapan Angkutan Lebaran
-
Bantu Warga, Pemkab Bekasi Distribusikan Ribuan Paket Pangan Subsidi
-
Pasar Latin Nggak Bisa Diabaikan Lagi: Cili Buktiin Dagang RI Naik 12% Pasca CEPA
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.