Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampanye HIV di Sekolah, Strategis Tingkatkan Pemahaman di Kalangan Remaja

📅 Jumat, 10 Feb 2023, 15:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kampanye HIV di Sekolah, Strategis Tingkatkan Pemahaman di Kalangan Remaja Doc: The Conversation
Ket. Kampanye setop penularan HIV.

Hebert Adrianto, Universitas Ciputra dan Hanna Tabita Hasianna Silitonga, Universitas Ciputra

Salah satu cara untuk mencegah penularan HIV/AIDS adalah meningkatkan pemahaman terkait pola penularan dan menghindari faktor risiko penyakit menular ini di kalangan siswa di sekolah.

Ada lebih dari 200 ribu sekolah baik negeri maupun swasta, dari sekolah dasar sampai sekolah menengah atas, yang potensial menjadi medium kampanye dan edukasi mencegah HIV.

Masalahnya, sebuah riset pada 2017 dari Universitas Indonesia menemukan hampir 50% pelajar kurang pengetahuan terkait HIV. Riset ini menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2012, dengan sampel sekitar 8.300 remaja usia 15-19 tahun.

Riset lainnya pada 2011, dari data sekitar 14 ribu remaja, juga menunjukkan lebih dari 60% responden memiliki level pengetahuan kurang terkait HIV. Sebuah studi lain melaporkan bahwa kurangnya pengetahuan siswa SMA ini potensial terbawa sampai ke usia dewasa saat berkeluarga.

Sebenarnya, kurikulum sekolah di level SMA sudah mengintegrasikan bahasan virus HIV dalam pelajaran biologi untuk meningkatkan pemahaman remaja. Namun, guru perlu memperbanyak dan memperdalam pokok bahasan HIV untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pencegahan HIV dengan studi kasus yang riil di masyarakat, termasuk menghadirkan pengidap HIV di ruang kelas. Progam pengabdian masyarakat yang kami kerjakan pada 2020 di sekolah di Sidoarjo, Jawa Timur, memberikan gambaran masalah tersebut.

Usia Produktif Rentan Penularan HIV

HIV, Human Immunodeficiency Virus, merupakan virus yang dapat menginfeksi leukosit atau sel darah putih sehingga melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Penularan HIV melalui cairan tubuh dari orang yang terinfeksi, misalnya darah, ASI (air susu ibu), semen (sperma) dan cairan vagina. HIV juga dapat ditularkan dari suami positif HIV lalu ke ibu hamil dan akhirnya ke anak. Berpelukan, berjabat tangan, atau berbagi benda pribadi, makanan, atau air tidak menularkan HIV.

Menurut data profil kesehatan Indonesia 2019, jumlah kasus baru HIV di Indonesia pada 2019 mencapai 50.282 orang.

Dari persebaran usia, kasus HIV terjadi pada usia antara 4-50 tahun. Usia produktif 25-49 tahun paling tinggi di antara usia lainnya (70,4%). Usia ini merupakan usia produktif bekerja, termasuk usia yang sudah matang membangun rumah tangga. Disusul peringkat kedua adalah usia 20-24 tahun (15%). Mereka adalah usia produktif untuk kuliah atau mulai bekerja.

Dari sisi wilayah, data Infodatin (2020) menunjukkan kasus infeksi HIV banyak dilaporkan dari Jawa Timur sebagai posisi teratas, disusul Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Papua, dan provinsi lainnya.

Temuan lainnya, dari sekitar 2,3 juta ibu hamil yang diperiksa, sekitar 6.400 (0,27%) di antaranya positif HIV. Dari jumlah itu, provinsi yang paling banyak melaporkan ibu hamil positif HIV adalah Sulawesi Utara (3,06%), Sulawesi Tenggara (1,44%) dan Papua (1,12%).

Fenomena ini masih belum dipahami masyarakat. Artinya tidak semua masyarakat tahu bahwa ada kasus HIV pada ibu hamil. Kejadian ini dapat terjadi karena ibu tertular dari suaminya yang telah positif HIV.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.