- Home
-
- Megapolitan
-
- Tangerang Kini Miliki 1.32...
Tangerang Kini Miliki 1.320 Polisi RW
Kamis, 09 Feb 2023, 04:00 WIBTANGERANG - Polres Metro Tangerang Kota mengukuhkan 1.320 personel sebagai polisi rukun warga (RW) untuk lebih dekat dengan masyarakat. Mereka akan mendengarkan dan mencatat masalah RW untuk dicarikan solusi bersama, terutama terkait kamtibmas.
"Polisi RW bisa mendengarkan langsung keluhan masyarakat dan mencarikan solusi yang tepat," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, di lapangan apel Polres Metro Tangerang Kota, Banten, Rabu (8/2).
Dengan demikian, lanjut Zain, permasalahan apa pun akan cepat tercatat dan terselesaikan. Dia menjelaskan keberadaan polisi RW merupakan bentuk kepolisian modern yang lebih mengedepankan kegiatan pencegahan (proactive policing). Masyarakat bisa lebih cepat melapor ketika terjadi permasalahan di lingkungan.
Mereka tetap mengedepankan kerja sama dengan semua pihak, seperti bhabinkamtibmas, babinsa, lurah, ketua RW, dan segenap tokoh masyarakat. "Jadi, dengan adanya polisi RW, diharapkan juga semakin mempersempit ruang gerak penjahat," ujar Zain.
Untuk mempercepat pengaduan jika terjadi kerawanan, polisi RW juga turut membagikan nomor teleponnya. Hal ini termasuk nomor para kapolsek dan kapolres kepada masyarakat saat sambang maupun kegiatan kemasyarakatan.
Polisi RW maupun bhabinkamtibmas yang hadir ke tengah-tengah masyarakat bertugas melaksanakan sambang door to door di setiap lingkungan RW. Selain itu, polisi RW juga menyosialisasikan nomor telepon gratis bebas pulsa kepolisian 110 Polda Metro Jaya. Kemudian, memasang stiker berisi nomor telepon kapolres, kapolsek, dan nomor pengaduan polres 082211110110.
Kinerja para polisi RW tersebut terintegrasi dengan aplikasi Tangerang Akur, guna memonitor setiap kegiatannya. Tujuannya agar peran polisi RW lebih dapat dirasakan kehadirannya oleh masyarakat. "Kegiatan polisi RW akan terkontrol oleh kita melalui aplikasi Tangerang Akur, termasuk laporan tertulis," jelas Kombes Zain.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sawah terdampak kekeringan di Banten
-
Kemenkes Minta RSUP Ngoerah Ubah Pola Pikir Tenaga Kesehatan
-
Festival Internasional di Subang, Samantha Dewi: Jangan Anggap Seni Tradisional Kuno
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih
-
Pemprov DKI Bongkar JPO Lama Rasuna Said, Beralih ke JPO Integrasi
-
Penyerahan Santunan oleh PT Taspen dan Bank Mandiri Taspen kepada Ahli Waris Almarhum Rachmat Gobel
-
Bupati Lombok Timur Sebut Kehadiran Dokter Penentu Kemajuan SDM dan Kesehatan Masyarakat.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.