Ikan Aneh dari Zaman Dinosaurus Terdampar di Pantai Timur AS
Minggu, 05 Feb 2023, 16:05 WIBJAKARTA - Seekor ikan langka dan aneh dari spesies yang berasal dari zaman dinosaurus terdampar di Pantai Timur AS.
Sturgeon Atlantik yang sudah mati ditemukan oleh seorang naturalis dan fotografer Allen Sklar di pantai Pulau Assateague, sebidang tanah 37 mil (59,5 km) di sepanjang pantai Maryland dan Virginia.Dia mengambil beberapa gambar ikan besar yang panjangnya sekitar tiga kaki (91,4 cm).
"Saya berkendara sejauh 12 mil dari pantai sekitar 100 hari setahun dan melihat banyak hal yang tidak dilihat orang lain," kata Sklar, yang memiliki spesialisasi dalam sejarah, margasatwa, dan ekologi Assateague, kepada Newsweek. "Ini adalah sturgeon kedua yang saya lihat (mati) selama 27 tahun berkendara di pulau itu."
Sturgeon Atlantik (Acipenser oxyrinchus oxyrinchus)adalah ikan besar yang ditemukan di sungai dan perairan pesisir dari Kanada hingga Florida.Panjangnya bisa mencapai 14 kaki (4 meter) dan berat lebih dari 800 pon (362 kg), menurut Komisi Konservasi Ikan dan Margasatwa Florida.
Ikan yang umumnya hidup hingga 60 tahun ini memiliki penampilan yang khas, dengan lima baris lempeng tulang pelindung yang disebut sisik membentang di sepanjang tubuhnya,moncong panjang,dan ekor seperti hiu.
Dulu, Ikan sturgeon Atlantik jauh lebih banyak daripada yang ada sekarang.Tetapi penangkapan ikan berlebihan selama abad ke-19 dan ke-20, serta hilangnya habitat menyebabkan penurunan drastis populasi mereka.Ikan ini dihargai karena telurnya yang dianggap sebagai sumber kaviar berkualitas tinggi.
Empat dari lima populasi sturgeon Atlantik yang berbeda di Amerika Serikat berstatus 'terancam punah' di bawah Endangered Species Act, kelompok yang tersisa diklasifikasikan sebagai terancam.Dengan perlindungan undang-undang tersebut, menangkap ikan ini atau memanen telurnya adalah ilegal di AS.
Salah satu dari lima populasi sturgeon Atlantik berpusat di Teluk Chesapeake, di sebelah barat Pulau Assateague, di sisi lain Semenanjung Delmarva.Sturgeon pernah ditemukan di seluruh teluk dan sungai air tawarnya, tetapi sekarang sangat langka di wilayah tersebut.
Sturgeon Atlantik adalah ikan prasejarah yang berumur lebih dari 120 juta tahun yang lalu, ketika dinosaurus masih berkeliaran di Bumi.
"Ikan berukuran 37 inci ini benar-benar anggota dinosaurus," kata Sklar dalam unggahan Facebook, menyebutkan ikan sturgeon yang dia lihat di Assateague."Ia tidak memiliki sisik, hanya deretan lempengan keras yang disebut sisik. Seekor pengumpan bawah, ia akan memakan hampir semua hal termasuk kerang, remis, dan ikan mati. Di bawah dagunya terdapat empat kumis yang disebut barbel yang digunakan untuk mengindera bagian bawah makanan. Mulutnya keras dan bertulang tanpa gigi."
Sklar melanjutkan, "Ini adalah yang kecil, para peneliti telah menemukan mereka hingga 160 pon di sungai dan anak sungai di Teluk Chesapeake dan (mereka) dapat menimbang lebih dari 1.000 pon di tempat lain. Dipancing berlebihan sampai titik hampir punah, mereka dimasukkan ke dalam daftar Spesies Terancam Punah pada 2012."
Sturgeon Atlantik adalah ikan anadromous, artinya mereka lahir di air tawar dan bermigrasi ke laut sebelum kembali ke air tawar lagi untuk bertelur.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Puluhan Kepiting Kenari Diamankan Karantina Sulsel di Pelabuhan Makassar
-
Kronologi Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Masuk Tanpa Izin ke Kedubes China
-
Penyelundupan 179 Ekor Kura-kura yang Dilindungi Berhasil Digagalkan
-
Saya akan Memaksa Iran Kembali ke Zaman Batu, Kata Donald Trump
-
Chile Membara: 18 Nyawa Melayang dalam Kebakaran Hutan
-
Dorong Substitusi Impor, Kemenperin Pertemukan Industri Produsen dan Pengguna Pati Ubi Kayu
-
Ancaman Rob April 2026: Fredy Setiawan Perintahkan Bongkar Hambatan Saluran Air
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.